GADGET
Galaxy Z TriFold Disebut Bisa Goyahkan Dominasi iPhone di AS
Galaxy Z TriFold disebut-sebut berpotensi mengganggu dominasi iPhone di Negeri Paman Sam.
Ringkasan Berita:
- Galaxy Z TriFold terjual habis dalam 10 menit saat restock.
- Apple kuasai 69 persen pasar AS pada Q4 2025 menurut Counterpoint.
- TriFold dinilai masih produk niche dengan produksi terbatas.
TRIBUNNEWS.COM - Samsung kembali menjadi sorotan di pasar Amerika Serikat berkat kehadiran Galaxy Z TriFold.
Ponsel lipat tiga ini disebut-sebut berpotensi mengganggu dominasi iPhone di Negeri Paman Sam.
Selama ini, antrean panjang pada hari peluncuran ponsel identik dengan iPhone.
Sementara itu, peluncuran perangkat Android jarang menarik keramaian serupa.
Data dari Counterpoint menunjukkan Apple menguasai 69 persen pasar smartphone AS pada kuartal IV 2025.
Angka tersebut memperlihatkan kuatnya posisi Apple di pasar domestiknya.
Namun, Galaxy Z TriFold menunjukkan sinyal berbeda.
Saat restock pada 20 Februari lalu, perangkat dengan harga 2.900 dolar AS itu terjual habis hanya dalam waktu 10 menit.
Kondisi ini terjadi meskipun:
- Tidak tersedia program tukar tambah (trade-in).
- Harga tergolong sangat tinggi.
- Ada kekhawatiran terkait daya tahan perangkat.
Baca juga: Samsung Prediksi Galaxy Z Fold 8 Lebih Laris dari Z Flip 8
Antusiasme juga terlihat secara langsung di toko fisik.
Berdasarkan laporan Wave7 Research Januari 2026, sebanyak 15 pelanggan sudah mengantre di depan Samsung Experience Store di Los Cerritos Mall, California, sebelum toko dibuka demi mendapatkan Galaxy Z TriFold.
Jumlah tersebut memang tidak besar, tetapi cukup mencolok untuk ukuran peluncuran Samsung di AS.
Meski demikian, popularitas ini belum tentu mencerminkan permintaan massal.
Galaxy Z TriFold berada dalam kategori produk baru dan jumlah produksinya masih terbatas.
Hal itu membuat setiap restock cepat habis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Samsung-Prediksi-Galaxy-Z-Fold-8-Lebih-Laris-dari-Z-Flip-8.jpg)