GADGET
Google Resmi Naikkan Harga YouTube Premium hingga Rp64 Ribu per Bulan
YouTube Premium naik harga di AS hingga Rp64 ribu per bulan, mulai berlaku Juni 2026 untuk pelanggan lama.
Ringkasan Berita:
- Harga YouTube Premium di AS naik hingga $4 per bulan
- Berlaku untuk pelanggan baru, pelanggan lama mulai Juni 2026
- Google sebut kenaikan untuk dukung layanan dan kreator
TRIBUNNEWS.COM - Layanan berlangganan YouTube Premium dilaporkan mengalami kenaikan harga di Amerika Serikat.
Kenaikan ini diberlakukan oleh Google dan mulai berlaku untuk pelanggan baru, dengan peningkatan harga mencapai hingga 4 dolar AS per bulan.
Berdasarkan informasi terbaru, berikut rincian harga baru YouTube Premium di Amerika Serikat:
- Paket Individual: dari $13,99 menjadi $15,99 per bulan (sekitar Rp255.000 dari sebelumnya Rp223.000)
- Paket Family: dari $22,99 menjadi $26,99 per bulan (sekitar Rp431.000 dari sebelumnya Rp367.000)
- Paket Lite: dari $7,99 menjadi $8,99 per bulan (sekitar Rp143.000 dari sebelumnya Rp127.000)
- Paket Music Premium: dari $10,99 menjadi $11,99 per bulan (sekitar Rp191.000 dari sebelumnya Rp175.000)
Kenaikan ini menandai perubahan harga pertama dalam beberapa tahun terakhir.
Sebelumnya, paket Family sempat naik pada 2022, sementara paket Individual mengalami penyesuaian harga pada 2023.
Adapun paket Lite baru tersedia sekitar satu tahun terakhir dan telah mendapat tambahan fitur seperti pemutaran di latar belakang serta unduhan offline.
Untuk pelanggan lama, perubahan harga ini belum langsung diterapkan.
Baca juga: YouTube Shorts Kini Bisa Bikin Avatar Mirip Diri Sendiri
Namun, sejumlah pengguna dilaporkan sudah mulai menerima pemberitahuan melalui email.
Dalam pemberitahuan tersebut, disebutkan bahwa harga baru akan mulai berlaku pada periode tagihan Juni 2026, tepatnya sekitar 7 Juni.
Dalam pernyataannya, pihak YouTube menyebut kenaikan harga dilakukan untuk menjaga kualitas layanan serta mendukung kreator dan musisi di platform.
Meski demikian, kebijakan ini menuai beragam tanggapan dari pengguna, terutama karena YouTube dan Google diketahui mencatat keuntungan besar dalam beberapa waktu terakhir.
Sebagai perbandingan, layanan streaming lain seperti Netflix juga sempat menaikkan harga langganannya baru-baru ini, meskipun dengan nominal yang lebih kecil.
Pengguna YouTube Premium masih memiliki opsi untuk mengelola langganan mereka, termasuk membatalkan atau menjeda layanan hingga enam bulan.
Selain itu, pelanggan paket Individual juga dapat menghemat biaya dengan memilih pembayaran tahunan, yang menawarkan potongan sekitar 15 persen.
Hingga saat ini, belum ada informasi apakah kenaikan harga ini juga akan diterapkan di luar Amerika Serikat, termasuk Indonesia.
Disclaimer: Nilai konversi dolar ke rupiah di atas menggunakan perkiraan kurs Rp16.000 per 1 USD. Nilai sebenarnya dapat berbeda tergantung kurs yang berlaku saat transaksi.
(Tribunnews.com/Widya)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Layanan-YouTube-mengalami-gangguan-besar.jpg)