Kamis, 23 April 2026

GADGET

Fitur Baru WhatsApp: Ringkasan Chat Tanpa Buka Percakapan

WhatsApp sedang menguji fitur ringkasan chat belum dibaca yang aman dan privat, memudahkan pengguna mengejar pesan.

Wabetainfo.com
WHATSAPP - WhatsApp sedang menguji fitur ringkasan chat belum dibaca yang aman dan privat, memudahkan pengguna mengejar pesan. 

Ringkasan Berita:
  1. WhatsApp mengembangkan fitur ringkasan untuk beberapa chat belum dibaca sekaligus.
  2. Fitur ini menggunakan teknologi Private Processing untuk menjaga privasi pengguna.
  3. Saat ini masih dalam tahap pengembangan dan akan dirilis bertahap ke pengguna beta.

TRIBUNNEWS.COM - Aplikasi pesan instan WhatsApp dilaporkan tengah mengembangkan fitur baru yang memungkinkan pengguna membuat ringkasan dari beberapa chat yang belum dibaca sekaligus. 

Dikutip dari Wabetainfo, fitur yang masih dalam tahap pengembangan ini bertujuan membantu pengguna memahami isi percakapan tanpa harus membuka setiap chat satu per satu. 

Dengan adanya ringkasan, pengguna dapat langsung melihat poin-poin penting dari berbagai percakapan yang belum dibaca secara lebih cepat dan efisien.

Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa fitur ini akan tersedia baik di perangkat Android maupun iOS. 

Saat ini, pengembangan sudah terdeteksi pada versi beta Android dan juga mulai terlihat pada pembaruan iOS melalui aplikasi TestFlight. 

Meski begitu, fitur ini belum tersedia untuk diuji oleh pengguna umum.

Fitur ringkasan ini didukung oleh teknologi kecerdasan buatan milik Meta yang disebut Private Processing. 

Teknologi ini dirancang untuk memastikan bahwa seluruh proses pembuatan ringkasan tetap aman dan menjaga privasi pengguna. 

Dengan sistem ini, isi pesan akan diproses dalam lingkungan yang terenkripsi dan terisolasi.

Artinya, baik WhatsApp maupun Meta tidak dapat membaca isi pesan yang diringkas.

Data juga tidak disimpan setelah proses selesai. 

Baca juga: Threads Perkenalkan Live Chats, Pengguna Bisa Ngobrol Bareng Saat Event Berlangsung

Teknologi ini memanfaatkan sistem komputasi rahasia dengan Trusted Execution Environment (TEE) serta metode keamanan tambahan seperti Oblivious HTTP untuk mencegah pelacakan data pengguna.

Selain itu, fitur ini bersifat opsional. 

Pengguna harus mengaktifkannya terlebih dahulu jika ingin menggunakan kemampuan berbasis AI, termasuk ringkasan pesan. 

Keamanan sistem ini juga telah diverifikasi oleh pihak independen seperti NCC Group dan Trail of Bits.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved