Jumat, 24 April 2026

LG WashTower Tembus 3,2 Juta Unit, Bidik Indonesia Lewat Ekosistem AI Home

LG jual 3,2 juta WashTower global. Strategi berbasis konsumen dan AI jadi kunci, Indonesia dibidik lewat ekspansi ekosistem rumah pintar.

Tribunnews.com/Facundo Chrysnha Pradipha
LG WASHTOWER AI - Pengenalan mesin cuci tower berteknologi AI dalam acara LG Innofest 2026 Busan, Korea Selatan, Rabu (8/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • LG Electronics mencatat penjualan WashTower tembus 3,2 juta unit secara global.
  • Strategi berbasis kebutuhan konsumen dan integrasi AI jadi kunci keberhasilan.
  • LG bidik Indonesia lewat penguatan ekosistem AI Home di kawasan Asia.

TRIBUNNEWS.COM – LG Electronics mengungkap strategi di balik kesuksesan global produk mesin cuci terintegrasi WashTower yang telah terjual lebih dari 3,2 juta unit di seluruh dunia.

Pencapaian ini menjadi bagian dari pendekatan besar LG dalam membangun ekosistem rumah pintar berbasis kecerdasan buatan (AI), termasuk menyasar pasar Indonesia yang dinilai potensial.

Regional CEO LG Electronics Asia Pacific, Jaeseung Kim menyinggung pengembangan inovasi dan teknologi di negara Asia.

“Asia merupakan salah satu pasar paling dinamis dan penting bagi kami, dan InnoFest 2026 menjadi kesempatan penting untuk terhubung dengan mitra sekaligus membagikan visi masa depan,” jelas Kim dalam keterangannya.

Ia menegaskan, LG akan terus mengembangkan solusi rumah berbasis AI yang disesuaikan dengan gaya hidup lokal di kawasan Asia.

Sementara, President of LG Indonesia, Ha Sang-chul menyatakan, InnoFest 2026 bukanlah sekedar merilis produk ataupun laga inovasi. 

"Lebih dari itu, berbagai produk yang hadir di Innofest ini menjadi representasi nyata upaya LG tentang pengembangan berkelanjutan yang berakar dari pemahaman kebutuhan lokal. Dengan komitmen yang sama, kami akan segera membawanya ke Indonesia. Lebih dari sekedar membawa kemudahan, namun menjadikannya bagian dari solusi nyata yang membawa kualitas hidup lebih baik," ujarnya.

LG menyebut strategi bisnisnya berangkat dari riset gaya hidup pengguna, mulai dari kebiasaan mencuci, mengelola rumah, hingga kebutuhan efisiensi waktu. Pendekatan ini diterjemahkan dalam desain WashTower yang menggabungkan mesin cuci dan pengering dalam satu unit praktis.

Selain itu, perubahan desain seperti penempatan panel kontrol di bagian tengah dinilai meningkatkan kenyamanan penggunaan, sehingga lebih mudah dijangkau berbagai segmen pengguna.

“Semua dimulai dari pelanggan,” ujar perwakilan LG dalam forum tersebut, menekankan bahwa inovasi diarahkan untuk menghadirkan solusi nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Keberhasilan WashTower juga ditopang teknologi berbasis AI, seperti AI DD (Artificial Intelligence Direct Drive) yang mampu mendeteksi jenis kain dan menyesuaikan pola pencucian secara otomatis.

Fitur lain seperti Smart Pairing hingga konektivitas melalui platform ThinQ memperlihatkan arah pengembangan LG menuju ekosistem rumah pintar yang terintegrasi. Perangkat tidak lagi berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari sistem AI Home yang saling terhubung.

Konsep ini memperkuat visi LG dalam menghadirkan hunian cerdas, di mana berbagai perangkat dapat beroperasi secara otomatis dan terkoordinasi untuk meningkatkan efisiensi serta kenyamanan pengguna.

Innofest 2026: Panggung Ekspansi AI Home di Asia

Dalam LG Innofest 2026, LG juga menampilkan inovasi AI Home melalui berbagai zona pengalaman yang menggambarkan kehidupan rumah tangga modern di Asia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved