Google Bantah Pakai Email Gmail untuk Latih Gemini, Tapi Pengguna Bisa Matikan Fitur Ini
Pengguna Gmail disebut otomatis masuk ke pengaturan yang memungkinkan data email dipakai untuk fitur AI, sehingga perlu mematikannya secara manual.
Ringkasan Berita:
- Pengguna Gmail disebut otomatis masuk ke pengaturan yang memungkinkan data email dipakai untuk fitur AI, sehingga perlu mematikannya secara manual.
- Google membantah menggunakan konten Gmail untuk melatih Gemini, namun laporan ini memicu kekhawatiran privasi dan gugatan hukum.
- Pengguna bisa menonaktifkan fitur tersebut, meski beberapa fitur pintar Gmail ikut hilang.
TRIBUNNEWS.COM - Pengguna Gmail kembali dihadapkan pada fitur baru yang aktif secara otomatis dan mungkin ingin segera dimatikan.
Mengutip HuffPost, pengguna Gmail disebut secara otomatis diikutsertakan (auto opt-in) dalam pengaturan yang berpotensi memungkinkan Google mengakses data email mereka — termasuk pesan pribadi, pesan kerja, serta lampiran — untuk “melatih model AI”, menurut klaim sejumlah pakar keamanan siber.
Jika tidak ingin data tersebut digunakan, pengguna perlu mengubah pengaturan secara manual.
"Pesan penting untuk semua pengguna Gmail. Anda secara otomatis telah diikutsertakan untuk mengizinkan Gmail mengakses semua pesan pribadi dan lampiran Anda guna melatih model AI," tulis insinyur Dave Jones di platform X awal pekan ini.
"Anda harus mematikan Smart Features secara manual di menu Settings pada DUA lokasi."
Di tengah persaingan perusahaan untuk memperoleh keuntungan dari AI, model bahasa kini mulai kehabisan data baru buatan manusia untuk pelatihan.
Seperti yang sebelumnya dilaporkan HuffPost, alat AI seperti asisten otomatis pencatat rapat juga dinilai menjadi peluang perusahaan untuk mengumpulkan data pengguna secara pasif, termasuk dalam lingkungan kerja.
Baca juga: Google Siapkan Gemini untuk Kendalikan Mac dan Rapikan File Pengguna
Dalam kebijakan privasinya, Google menyatakan:
"Google menggunakan informasi untuk meningkatkan layanan kami serta mengembangkan produk, fitur, dan teknologi baru yang bermanfaat bagi pengguna dan publik. Misalnya, kami menggunakan informasi yang tersedia untuk umum guna membantu melatih model AI Google dan membangun produk seperti Google Translate, Gemini Apps, dan Cloud AI."
Bloomberg melaporkan bahwa saat ini telah diajukan gugatan class action terhadap Google.
Dalam gugatan tersebut, pengguna menuduh perusahaan secara diam-diam mengaktifkan Gemini untuk “mengakses dan mengeksploitasi seluruh riwayat komunikasi pribadi pengguna, termasuk setiap email dan lampiran yang dikirim dan diterima di akun Gmail mereka.”
Google menolak tuduhan tersebut. Juru bicara Google mengatakan kepada HuffPost bahwa laporan tersebut “menyesatkan”, sambil menegaskan bahwa fitur Smart Features Gmail telah ada selama bertahun-tahun dan perusahaan tidak menggunakan konten Gmail pengguna untuk melatih model AI Gemini.
"Kami selalu transparan dan jelas jika melakukan perubahan pada ketentuan layanan dan kebijakan kami," tambah Google.
Meski demikian, bagi pengguna yang ingin lebih mengontrol penggunaan AI dalam kehidupan mereka, fitur tersebut dapat dimatikan secara manual.
Cara mematikan fitur AI Gmail
Untuk menonaktifkan fitur ini, pengguna harus membuka pengaturan dan melakukan opt-out di dua lokasi berbeda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ilustrasi-Gmail-diam.jpg)