TOPIK
KPK Tangkap Legislator DKI
-
Ahok Kerap Betulkan Kacamata dan Baca Dokumennya saat Bersaksi di Tipikor
Ahok mengatakan bahwa Sunny kerap membantunya di bidang politik.
-
Sunny Akui Jadi Perantara Saat Pengembang Beri Masukan Soal Reklamasi Kepada Ahok
Sunny memastikan pertemuan antara pengembang dengan dirinya hanya dilakukan di Balai Kota DKI Jakarta.
-
Jadi Staf Ahok Sejak 2012, Sunny Tanuwidjaja Tidak Pernah Dapat Gaji
Dirinya juga mengaku tidak layaknya staf ahli yang dilantik seperti pejabat.
-
Sunny Tanuwidjaja Tolak Gaji dari Ahok Karena Nilainya Kecil
Dengan suara jelas, Sunny menjawab seluruh pertanyaan yang ditujukan hakim.
-
Tiba di Gedung Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Ahok Tersenyum Tak Bicara
"Nanti ya, nanti ya," ucap Sunny yang langsung masuk ke ruang tunggu.
-
Sanusi Lengkapi Pemeriksaan Terakhir KPK Terkait Kepemilikan Tanah dan Bangunan
Aset yang disita antaran lain empat unit mobil mewah, enam unit apartemen dan satu unit rumah. Mobil yang disita antara lain Jaguar, Audi, Fortuner
-
Taufik Ngotot Sebut Ahok yang Usulkan Kontribusi 15 Persen, Jaksa KPK: Tidak Masuk Akal
Tidak masuk akal, eksekutif dari awal sampai akhir maunya 15 persen.
-
Ahok Heran Dengan Percakapan Prasetio, Taufik, dan Aguan Terkait Reklamasi
Percakapan antara pimpinan perwakilan rakyat Jakarta dengan Aguan tersebut membicarakan mengenai besaran Nilai Jual Obyek Pajak
-
Ini Percakapan Telepon Bos Agung Sedayu yang Minta Taufik Atur Harga NJOP Tanah Reklamasi
Selain Taufik dan Aguan, dalam rekaman tersebut juga ada suara Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi. Berikut isi transkip rekaman yang diputar:
-
Disebut Sanusi Jadi Eksekutor Bagi-bagi Uang, Prasetyo Edi: Enggak Ada yang Mulia
Prasetyo Edi Marsudi membantah tuduhan yang disampaikan oleh mantan Ketua Komisi D DPRD DKI, Mohamad Sanusi, soal bagi-bagi uang dari pengembang
-
Taufik Mengaku Diajak Ketua DPRD DKI Bertemu Bos Agung Sedayu
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik, mengaku diajak oleh Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi ke rumah Aguan.
-
Ini Kata Mohamad Taufik soal Kontribusi Tambahan 15 Persen
Taufik menyimpulkan bahwa Ahok sepakat kontribusi tambahan 15 persen terlalu besar.
-
Dalam Sidang, Ketua DPRD DKI Sangkal Jadi Perantara Suap
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menyangkal pemberitaan yang menganggap bahwa dirinya menjadi perantara dalam pembagian uang.
-
PDIP Siap Bidik Prasetio Edi Marsudi Bila Terbukti Secara Hukum
belakangan nama Ketua DPRD Prasetio Edi Marsudi disebut-sebut terlibat.
-
Hakim Kesal, Ditanya soal Reklamasi, Ongen Selalu Jawab Lupa
Ongen adalah salah satu saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
-
Ketua DPRD DKI Akui Sering Kolsultasi Kepada Bos Agung Sedayu
"Saya harus mengerti semua permasalahan di Jakarta dan saya juga masih belajar. Saya sering konsultasi ke beliau (Aguan),"
-
Prasetio Edi Bantah Seluruh Isi Rekaman Sanusi Bagi-bagi Jatah Suap Reklamasi
Isi rekaman memunculkan dugaan Prasetio menjadi perantara suap dari perusahaan pengembang yang mendapat jatah reklamasi 1.331 hektare.
-
KPK Periksa Kasubag Sudin Tata Air Jakarta Barat Telisik Kasus Pencucian Uang Sanusi
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali kemeriksa Kepala Sub Bagian Suku Dinas Tata Air Kota Jakarta Barat Roedito Setiawan terkait pencucian uang
-
Pemprov DKI Tak Bisa Jelaskan Dasar Hukum Tambahan Kontribusi Reklamasi 15 Persen
Sanusi mengatakan, Pemprov DKI Jakarta tidak bisa menjelaskan dasar hukum pungutan kontribusi tambahan kepada pengembang proyek reklamasi.
-
Bos Podomoro Janji Bantu Materi Untuk Sanusi Maju Pilgub DKI 2017
Saya dengan Pak Ariesman teman lama dan saya bilang akan maju jadi Balon
-
Sanusi, Ketua Fraksi NasDem, dan Anggota DPRD DKI dari PDIP Jadi Saksi Untuk Bos Podomoro Land
Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK), menghadirkan sejumlah saksi untuk terdakwa Presiden Direktur Agung Podomoro Land.
-
KPK Periksa 11 Saksi Usut Pencucian Uang Sanusi
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa sejumlah saksi terkait pencucian uang tersangka Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi.
-
KPK Periksa 11 Saksi Terkait Pencucian Uang Sanusi
KPK memeriksa 11 saksi dari unsur notaris, properti dan unsur pajak untuk melengkapi berkas penyidikan Sanusi
-
Menanti Kesaksian M Sanusi
Sanusi diduga menerima suap sebesar Rp 2 miliar dari Ariesman terkait dengan pembahasan dua Raperda itu.
-
Sanusi Akan Jadi Saksi Dalam Sidang Bos Agung Podomoro Land Besok
Mantan anggota DPRD DKI Jakarta M Sanusi, bakal bersaksi dalam persidangan dengan terdakwa Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widajaja
-
Ongen Bantah Terima Suap Reklamasi Teluk Jakarta dari Prasetio
Menurutnya, isi rekaman percakapan tersebut bisa saja dikembangkan menjadi perkara tersendiri.
-
4 Mobil Mewah dan Rumah Rp 4 Miliar Disita KPK, Sanusi Ikhlas
KPK telah menyita aset-aset berharga milik MSN berupa empat unit mobil mewah bermerk Jaguar, Audi, Toyota Fortuner dan Toyota Alphard
-
KPK Sita 6 Apartemen, Empat Mobil dan Rumah Mewah Milik Sanusi
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah aset tersangka pidana pencucian uang Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Mohamad Sanusi.
-
Ditanya Wartawan, Sanusi Hanya Menunduk
Seperti biasa, M Sanusi tidak mengeluarkan sepatah kata pun kepada awak media yang menanyakan perihan pemeriksaannya.
-
Taufik, Sanusi, dan Bestari Paling Antusias Bela Pengembang
Yuliadi menjadi saksi untuk terdakwa Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved