TOPIK
Pusat Data Nasional
-
Ia menyarankan Budi Arie Setiadi seharusnya menyatakan mundur dari jabatannya demi menjaga martabat Presiden Joko Widodo (Jokowi).
-
Wakil Presiden (Wapres), Ma'ruf Amin, buka suara perihal peretasan terhadap Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 yang berlokasi di Surabaya.
-
Menurut Presiden yang terpenting sekarang adalah mencari solusi agar kejadian serupa tidak terulang.
-
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah menetapkan Ismail sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Aplikasi Informatika.
-
Anggota Komisi X DPR RI Fahmy Alaydroes mendorong pemerintah menyiapkan SDM kompeten untuk mengawal data nasional.
-
Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDIP, TB Hasanuddin mengapresiasi langkah Semuel Abrijani Pangerapan
-
Semuel Abrijani Pangerapan tercatat memiliki harta kekayaan mencapai Rp 21 miliar. Hartanya naik Rp 8,9 miliar selama jabat Dirjen Aptika Kominfo.
-
Roy Suryo mengapresiasi mundurnya Semuel dengan alasan peretasan ke PDNS. Dia pun membandingkan sikap Semmy dengan pemecatan Hasyim Asy'ari.
-
Seharusnya, kata Trubus Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi yang mengundurkan diri.
-
Kata Puan, sejatinya insiden peretasan terhadap PDN itu menjadi evaluasi bersama untuk bisa mengambil tindakan lebih baik ke depannya.
-
Pengunduran ini lantaran dirinya merasa gagal dalam menangani permasalahan eror-nya Pusat Data Nasional (PDN) buntut serangan ransomware.
-
Pejabat eselon I Kominfo menyatakan mundur pasca sengkarut masalah serangan ransomware terhadap PDN. Padahal desakan mundur dilayangkan ke Budi Arie.
-
Dirjen Aptika mundur ebagai bentuk tanggung jawabnya atas peristiwa peretasan Pusat Data Nasional (PDN).
-
Berikut profil Semuel Abrijani Pangerapan, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo yang mengundurkan diri imbas kasus serangan ransomware PDN.
-
Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengungkapkan error-nya Pusat Data Nasional (PDN) pada Kamis 20 Juni 2024 lalu disebabkan adanya ransomware.
-
Ia merupakan lulusan S1 Jurusan Administrasi Bisnis minor Informasi Pengelolaan, California State University, Amerika Serikat.
-
Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengungkapkan error-nya Pusat Data Nasional (PDN) Sementara, pada Kamis 20 Juni 2024.
-
Pemerintah masih berupaya memulihkan layanan publik yang terdampak serangan siber ransomware melalui Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2.
-
PPI Dunia mendorong pemerintah untuk memulihkan akses yang terdampak secepatnya dan meningkatkan keamanan sistem informasi nasional.
-
Presiden Jokowi menanggapi desakan supaya Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, untuk mundur dari jabatannya.
-
Satu diantara yang terkena dampak peretasan PDN adalah data kesehatan masyarakat Indonesia.
-
Peretasan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk kian berbenah, beradaptasi dan berinovasi.
-
Kementerian lembaga diharapkan tidak hanya ikut-ikutan dalam proses perpaduan penyimpanan data berbasis digital.
-
YLBHI juga berharap Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi diberhentikan dari jabatannya.
-
Kelompok peretas (hacker) Brain Cipher Pusat Data Nasional Sementara 2 (PDNS 2) akhirnya buka suara terkait alasannya mmenghack dan kunci data
-
Baru-baru ini Tanah Air kembali dirunyamkan dengan kasus penyadapan oleh hacker yang membobol data lembaga dan instansi milik pemerintah Indonesia.
-
Kelompok ini menegaskan bahwa serangan mereka tidak bermuatan politik, melainkan semata-mata merupakan aksi ransomware
-
Ketua Prabowo Mania 08, Immanuel Ebenezer menyoroti peretasan terhadap Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) oleh hacker Brain Cipher.
-
Di sela kunjungannya, Hadi juga memimpin apel dengan BSSN dan Computer Security Incident Response Team (CSIRT) seluruh Indonesia.
-
Aset informasi negara, bagaikan harta karun yang tersembunyi menjadi target empuk para peretas topi hitam.