TOPIK
WNI Tewas Dibunuh di Hongkong
-
"Rencananya, (tahlilan dan doa untuk Seneng Mujiasih) sampai 40 hari," ujar Jumineng.
-
Kehidupan Mujiharjo (54) berubah sejak anak bungsunya, Seneng Mujiasih, merantau ke Hongkong tujuh tahun lalu
-
Jumineng, mengaku mendengar selentingan bahwa di Hongkong, Seneng Mujiasih anaknya, bekerja sebagai pekerja seks komersil (PSK).
-
Mujineng yang lahir dan besar di Sleman, DI Yogyakarta, menganggap kehadiran burung gagak berarti bakal ada berita duka.
-
Sekitar seratus warga beramai-ramai mengikuti prosesi pemakaman jenazah Seneng Mujiasih alias Jesse Lorena
-
Seorang remaja putri membawa janur kuning di sisi peti jenazah Seneng Mujiasih alias Jesse Lorena Ruri
-
Jenazah dimakamkan malam hari karena jasad perempuan yang tewas terbunuh di Hong Kong itu baru tiba di rumah duka
-
Ia pun sempat jatuh pingsan di teras rumah saat mobil ambulance yang membawa jenazah putrinya datang
-
Mulanya pihak kerabat menyiapkan prosesi penerimaan jenazah diterima langsung oleh keluarga di teras depan rumah.
-
Jenazah Seneng Mujiasih alias Jesse Lorena Ruri tiba di rumah duka, Desa Sidomakmur, Tiworo Kepulauan, Kabupaten Muna Barat
-
Mereka hendak menyambut kedatangan jenazah putri Mujiharjo, Seneng Mujiasih alias Jesse Lorena Ruri
-
Kementerian Luar Negeri RI membantah dua warga negara Indonesia yang tewas di Hongkong beberapa waktu lalu, merupakan korban mutilasi.
-
Pada tahun 2007 atau setahun setelah lulus SMA, Seneng Mujiasih yang saat itu berusia 21 tahun memutuskan untuk merantau ke Hongkong.
-
Krisna mengatakan, jenazah Seneng sendiri akan diinapkan di warehouse Garuda.
-
Diberitakan sebelumnya, Sumarti dan Seneng ditemukan tewas mengenaskan pada 3 Oktober lalu.
-
Saat itu, Seneng dikabarkan telah tewas dibunuh oleh warga negara Inggris di Hongkong.
-
Seneng menyampaikan telah mentransfer uang Rp 20 juta.
-
Juru bicara Kemenlu, Michael Tene melalui pesan singkat hanya menyampaikan kedua jenazah akan dipulangkan pada pekan ini.
-
Laporan dari dua dokter yang berbeda diperlukan berdasarkan aturan hukum Hong Kong, kata jaksa Louise Wong kepada AFP.
-
Hampir sepekan Jumineng (55) terkulai lemas di lantai ruang tengah rumah dengan tatapan mata kosong
-
Karena jenazahnya masih utuh, identifikasi WNI dibunuh di Hongkong lebih mudah dibanding kasus mutilasi WNI di Australia.
-
"Ditelepon sama orang dari Kementerian Luar Negeri. Katanya jenazah dipulangkan ke Indonesia Selasa, 11 November," ujar kakak Seneng, Sri Suantoro.
-
Kementerian Luar Negeri melalui Konsulat Jenderal RI di Hongkong terus mengupayakan pemulangan jenazah Sumarti Ningsih dan Jesse
-
Hingga kini, apa pekerjaan pasti dari dua WNI yang tewas dibunuh di Hongkong, Sumarti Ningsih dan Seneng Mujiasih masih belum diketahui.
-
"Kita fokus ke validitas DNA dulu, setelah itu pemulangan jenazah. Nanti setelah itu baru bergerak ke background dan pekerjaan di sana apa,"
-
Kapolri Jenderal Pol Sutarman, memastikan Polri akan ikut membantu dalam penanganan kasus pembunuhan dua orang Warga Negara Indonesia di Hongkong
-
Di antaranya adalah peristiwa yang terjadi di Australia dan Hongkong beberapa waktu lalu.
-
Kementerian Luar Negeri RI melalui Konsulat Jenderal RI di Hongkong terus memantau proses hukum kasus pembunuhan dua WNI di Hongkong,
-
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengirimkan tim untuk mendatangi rumah para korban WNI yang dibunuh
-
sudah ada dua orang yang tewas dibunuh di sebuah apartemen oleh seorang pria kewarganegaraan Inggris tersebut adalah WNI.