Tour de Sumatera
Jalur Bukit Tinggi-Pekanbaru Ada Pengecoran Selepas Waduk Kotopanjang
Menjelang jembatan pertama, jalanan menyempit dan terdapat tikungan tajam.
Laporan Wartawan Tribunnews, Deodatus Pradipto
TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU - Jalur Bukit Tinggi, Sumatera Barat menuju Pekanbaru, Riau sangat memanjakan pengendara.
Pengendara harus bersabar begitu melintasi perbatasan Sumatera Barat-Riau di sekitar Waduk Kotopanjang.
Berdasarkan penelusuran tim Tour de Sumatera dari Bukit Tinggi ke Pekanbaru, kondisi jalanan sangat mulus.
Pengendara harus hati-hati ketika melintasi jalan baru Kelok 9.
Menjelang jembatan pertama, jalanan menyempit dan terdapat tikungan tajam.
Pengendara harus pelan-pelan, terutama ketika bertemu dengan kendaraan besar dari lawan arah.
Kendaraan berisiko bersinggungan pada titik ini.
Selama di Kelok 9, pengendara akan dimanjakan oleh pemandangan alam yang menakjubkan.
Pengendara harus tetap konsentrasi karena kondisi jalanan yang berkelok dan banyak terdapat kendaraan yang berhenti di bahu jalan.
Selain itu, di bahu jalan terdapat banyak pedagang kaki lima sehingga berpotensi menimbulkan kepadatan.
Selepas Kelok 9, pengendara akan menemui jalanan perbukitan yang sempit dan banyak tikungan.
Kecepatan rata-rata tim Tour de Sumatera saat melintasi jalanan ini adalah 30 km/jam karena setiap beberapa meter jalanan menikung dan sempit.
Pada kawasan ini telepon genggam sulit mendapatkan sinyal karena berada di perbukitan dan hutan.
Tikungan akan berkurang ketika menemui Waduk Kotopanjang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pengecoran-jalan_20150707_153034.jpg)