Kamis, 23 April 2026

Wisata Aceh

Parfum Aroma Bunga Sudah Biasa, Yang Ini Semerbak Wangi Kopi!

Parfum dengan aroma wangi bunga tentu sudah banyak. Lain cerita kalau muncul parfum beraroma kopi! Ini inspirasi cari Aceh.

Serambi Indonesia/ Nurul Hayati
Minyeuk Pret, alias parfum wangi aroma kopi dari Aceh. 

Parfum dengan aroma wangi bunga tentu sudah banyak. Lain cerita kalau muncul parfum beraroma kopi! Ini inspirasi cari Aceh.

 Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Nurul Hayati

TRIBUNNEWS.COM, ACEH – Bagi sebagian orang, parfum merupakan atribut ‘wajib’.

Tak heran, sekali pun penampilan sudah dirasa sempurna namun aroma tetap mempengaruhi penilaian penampilan secara keseluruhan.

Tidak kasat mata, namun terasa.

Aroma parfum selalu meninggalkan kesan tersendiri bagi si pemakai.

Riwayat minyeuk Pret

Minyeuk Pret berasal dari bahasa lokal yang bermakna minyak wangi.

“Ide awalnya waktu saya ngobrol dengan seorang teman dari Perancis di Banda Aceh. Ternyata sudah ratusan tahun Aceh mengekspor nilam ke negara itu. Padahal Aceh adalah penghasil nilam terbaik dunia, kenapa tidak kita pergunakan,” tutur CEO Minyeukpret, Daudy Sukma.

Lantas pada 2014 akhir ia melakukan survei pasar dan terpilih lah tiga aroma yaitu kopi, seulanga, dan meulu.


Minyeuk Pret aroma Seulanga

Pada 1 April 2015, brand tersebut serentak beredar di seluruh Indonesia.

Mengadopsi sistem pemasaran pree order dengan menggunakan sosial media sebagai etalase produk.

Pada saat pertama diluncurkan, pihaknya hanya menyediakan 500-an pieces, namun permintaan mencapai 1.600 pieces per hari.

Satu botol parfum minyeukpret berukuran 30 ml dihargai Rp 99 ribu.

Selama sebulan pihaknya memenuhi permintaan konsumen yang terpaksa waiting list.

Ini melebihi ekspektasi.

Daudy mengaku akan terus mengembangkan varian dan siap mengepakkan sayap bisnisnya merambah mancanegara.

Minyeukpret, cerita keharuman bumi Aceh

Minyeukpret merupakan kisah keharuman bumi Aceh.

Lumbung penghasil nilam terbaik dunia.

Berpadu dengan komoditas lokal yang menebarkan aroma otentik.

Diracik dengan penuh citarasa.

Menyatu dengan sejarah, heriosme, dan kemewahan.

Minyeukpret, brand parfum lokal yang mempersembahkan Aceh original taste.

Brand parfum lokal pertama dan satu-satunya di Aceh tersebut menawarkan tiga varian yang kental beraroma keacehan yaitu coffee, seulanga, dan meulu.

Coffee atau kopi melambangkan maskulinitas pria modern yang berpadu dengan heroisme.

Mempersembahkan aroma seduhan kopi murni yang bersumber dari kekayaan dataran tinggi Aceh yang menawarkan ketenangan.

Sedangkan seulanga dijuluki sebagai ‘bunganya para bunga’.

Bunga sejenis kenanga yang menerbarkan semerbak aroma khas Aceh.

Perpaduan sempurna antara eksotisme sekaligus keanggunan.

Refreshing your sensuality.

Sedangkan bagi anda pemuja feminisme sejati, silahkan menjatuhkan pilihan pada aroma meulu.

Bunga yang masuk dalam family melati ini menawarkan feminisme sekaligus elegan dalam balutan kemewahan.

Aromanya lembut menelusup seperti deburan ombak senja hari.

Memikat dan mempesona.

“Minyeukpret adalah parfum unisex jenis eau de perfume. Kalau di lokal yang paling disukai adalah aroma seulanga. Sedangkan di luar daerah adalah aroma kopi. Namun minyeukpret banyak ditenteng sebagai oleh-oleh seperti ke negara Taiwan, Inggris, Arab Saudi, dan Norwegia,” papar Marketing Director, Teuku Muda saat Tribun Travel menyambangi kantor Minyeukpret di Jalan Wedana No 104 Desa Lam Ara Keutapang Dua, Banda Aceh.

Tahun depan pihaknya akan meluncurkan varian aroma baru yaitu jeumpa, gaharu, dan seuke pulot (pandan).

Tentu dengan tetap mempertahankan aroma khas Aceh.

Seperti slogannya Aceh original taste.

Di mana mendapatkannya?


Parfum aroma kopi, seulangan dan meulu.

Minyeukpret melayani online shop baik untuk reseller maupun costumer dengan menetapkan tambahan ongkir.

Selain itu brand parfum lokal tersebut telah membuka lima outletnya yang buka setiap hari kerja sesuai dengan jam kerja dan juga setiap hari dari pagi hingga malam.

Lokasinya berada di seputaran Kota Banda Aceh yaitu library gift shop Perpustakaan Universitas Syiah Kuala, Komplek Pelajar dan Mahasiswa (Kopelma) Darussalam.

Dekranasda Banda Aceh yang mengambil tempat di gedung Balai Kota Banda Aceh Jalan Tgk Abu Lam U No 7.

Citra Souvenir Aceh, Jalan T Nyak Makam, No 21-22 Lampineung.

Pusaka Souvenir Jalan Sri Ratu Safiatuddin No 78 Peunayong

Canting Batik Souvenir Jalan Mr Dr Mohd Hasan Batoh.

Bagaimana, terpikat aroma parfum khas Aceh?

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved