Breaking News:

Wisata NTT

Mau Pijat Refleksi Kaki Gratis? Datanglah Ke Pantai Ligo di Manggarai Timur yang Berbatu Bulat-bulat

Mau merasakan sensasi pijat refleksi gratis? Datang saja ke Pantai Ligo di Manggarai Timur yang berbatu kecil-kecil.

Foto-foto: Pos Kupang/ Robert Roppo
Pantai Ligo di Manggarai Timur yang berbatu-batu kecil, pas buat refleksi kaki yang menyehatkan. 

TRIBUNNEWS.COM - Mau pijat refleksi gratis? Datanglah ke Pantai Ligo di desa Compang Ndejing kecamatan Borong kabupaten Manggarai Timur (Matim), NTT.

Pantainya berbatu kecil-kecil bulat-bulat. Anda bisa jalan-jalan sambil menginjak-injak batu di sepanjang pantai sembari bertelanjang kaki sekalian merasakan sensasi refleksi alami.

Pantai Ligo ini dengan panjang hampir 2 kilometer. Pantai ini memiliki keunikan tersendiri, dimana pantai Ligo ini hanya terlihat memiliki hamparan batu-batu yang berwarna-warni yang memenuhi seluruh wilayah pesisir pantai Ligo itu.

Sementara pada bagian pinggir dipenuhi pasir hitam yang menambah indahnya pantai Ligo ini.

Kehidupan nelayan di Pantai Ligo di Manggarai Timur.
Kehidupan nelayan di Pantai Ligo di Manggarai Timur.

Pantai ini sendiri berbatasan lansung dari arah barat berbatasan dengan muara kali Wae Musur dan sebelah timur berbatasan dengan kali Wae Laku.

Di sepanjang tepi pantai terbentang lahan persawahan milik warga desa Compang Ndejing dan Warga desa Nanga Labang yang menambah keindahan pemandanganan anda.

Di pantai ini juga banyak terlihat nelayan yang sedang mengerjakan pukat, perbaik perahu dan aktifitas lainya.

Di pinggir pantai terdapat pohon-pohon besar yang rimbun.

Anda juga bisa berteduh dibawa pohon yang rimbun itu.

Pantai Ligo.

Untuk sampai di pantai ini sangatlah mudah, jika anda dari Kota Borong anda menuju arah barat mengikuti jalur Jalan Negara Trans Flores, sampai di pertigaan Kampung Sok anda belok kiri menuju pantai itu dengan memakan waktu hanya sekitar 15 menit.

Di pantai Ligo ini belum tersedia fasilitas seperti pondok, Vila, lopo-lopo serta fasilitas pendukung lainya, masih terlihat sangat alamia.

Jika anda kesana anda juga tidak kesulitan memperoleh makan sebab ada kampung Ligo di dekat pantai itu, di kampung itu banyak terdapat kios yang bisa anda beli berupa air mineral, dan makanan ringan lainya.

Jika anda memakai kendaraan pribadi anda bisa menghabiskan uang transport sekaligus makan dan minum hanya Rp 50.000, tetapi jika anda mengunakan jasa angkotan umum jika menggunakan ojek anda dikenakan biaya Rp 30.000 dan ditambah makan dan minum anda akan mengeluarkan biaya sekitar lebih dari Rp.100.000. Selamat berkunjung.   (Robert Roppo)

Editor: Agung Budi Santoso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved