Minggu, 31 Mei 2026

Wisata Aceh

Meriahnya Acara Memasak Kari Kambing Massal di Aceh Dalam Rangka Hari Besar Agama

Ini meriahnya acara memasak kari kambing massal di Aceh dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW.

Tayang:
Serambi Indonesia/ M. Anshar
Panitia memasak kuah beulangong (gulai daging) untuk dibagikan kepada warga pada pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Lam Geulumpang, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, Minggu (24/2/2013). Kuah beulangong merupakan salah satu kuliner khas Aceh Besar yang biasanya dihidangkan pada pesta perkawinan dan hari-hari besar keagamaan. (Serambi Indonesia/ M. Anshar) 

Berbeda dengan Nadiatul Hikmah (45). Menurutnya, mencicipi kuah beulangong seperti memutar kembali memori masa kecil bersama nenek yang sering mengundang keluarga besar menikmati kuah beulangong sekaligus bersilaturahmi.

“Saya ingat ketika nenek masih ada. Beliau suka undang anak dan cucunya untuk makan bersama, walau kadang hanya dapat porsi kecil tapi yang penting silaturahminya. Kami sangat suka rebutan potongan dagingnya,” kisah Nadia. 

Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Aceh, Reza Fahlevi, mengatakan selain ingin mengenalkan aneka kuliner tradisional Aceh kepada dunia, Festival Kuah Beulangong ini juga bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan antar warga, sekaligus juga mengingatkan aneka kuliner tradisional Aceh kepada generasi muda.

Kuah beulangong menjadi menu makan wajib dalam setiap hajatan di Aceh. Mulai dari kenduri (hajatan) penyambutan kelahiran seorang bayi, hingga kematian seseorang, termasuk pesta perkawinan dan sunatan.

(Daspriami Zamzami/ Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved