Senin, 1 Juni 2026

Ini Lima Warung Makanan Tradisional Paling Legendaris di Bandung

Cilok merupakan penganan khas Sunda yang tidak asing bagi lidah orang Indonesia dan menjadi favorit semua kalangan.

Tayang:
Editor: Ravianto
fasko dehotman/tribun jabar
Kedai Awug Cibeunying milik Ajang Muhidin. 

Termasuk Bondan Winarno, presenter kuliner berslogan "Maknyus", yang menyambangi kedai Awug Cibeunying pada 2006.

Kedai ini merupakan usaha turun temurun yang diwariskan oleh kakeknya H Jajuli (alm), yang kemudian dikembangkan oleh Ajang Muhidin.

Harga menu yang ditawarkan di Kedai Awug Cibeunying terbilang ramah di kantong masyarakat.

Mulai dari Rp 10.000 (1 dus awug) - Rp 275.000 (nampan besar).

Saat ini kedai Awug Cibeunying telah memiliki dua cabang yakni di Jalan Sindanglaya, Sukamiskin (depan Indomaret) dan di Jalan Warung Contong (dekat Alfamart), Cimahi.

3. Lotek Alkateri (1988)

Satu di antara makanan tradisional yang sangat populer di lidah masyarakat yakni lotek.

Lotek merupakan makanan khas Sunda yang telah banyak di kenal masyarakat.

Satu di antara tempat yang menyuguhkan lotek sebagai menu andalannya adalah Lotek Alkateri.

Lotek ini berlokasi di Jalan ABC No 16, Braga, Kota Bandung, persis di depan Toko Karpet Srikandi.

Lotek Alkateri tidak mengunakan kios untuk berjualan.

Namun, menggunakan pinggir jalan tepat di atas trotoar yang ditutupi tenda.

Keunikan Lotek Alkateri adalah cara penyajiannya.

Pada umumnya lotek disajikan menggunakan piring, namun Lotek Alkateri dikemas menggunakan kertas nasi yang dibuat kerucut.

Lotek Alkateri
Lotek Alkateri (Tribunjabar/Fasko Dehotman)

Kemasan tersebut di bentuk menyerupai cone es krim.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved