Breaking News:

Status Bebas Visa Indonesia-Suriname Resmi Berlaku

Persetujuan bebas visa Indonesia-Suriname ini menyepakati fasilitas bebas visa bagi warga kedua negara

Imigrasi
Ilustrasi - Petugas Imigrasi melakukan perekaman untuk masyarakat pemohon paspor baru. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM -

Pemerintah Suriname kini telah resmi memberlakukan bebas visa bagi Warga Negara Indonesia (WNI).

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengungkapkan terhitung mulai tanggal 1 September 2020, bebas visa secara resmi berlaku dan diberikan bagi WNI pemegang paspor diplomatik, paspor dinas dan paspor biasa.

“WNI pemegang paspor diplomatik, paspor dinas dan paspor biasa dengan masa berlaku minimal 6 bulan, dapat masuk, keluar, transit atau tinggal tanpa visa di Suriname apabila tidak lebih dari 30 hari,” tulis keterangan yang dikeluarkan Kemlu RI, Selasa (29/9/2020).

Begitupun sebaliknya dengan Warga Negara Suriname yang berkunjung ke Indonesia.

Persetujuan bebas visa yang ditandatangani oleh Menlu RI dan Menlu Suriname pada Mei 2019 akhirnya sudah dapat berlaku setelah kedua pihak menyelesaikan prosedur internalnya.

Persetujuan bebas visa Indonesia-Suriname ini menyepakati fasilitas bebas visa bagi warga kedua negara pemegang paspor diplomatik, paspor dinas dan paspor biasa dalam satu persetujuan.

“Bebas visa ini merupakan kesempatan untuk meningkatkan people-to-people contact antara warga kedua negara serta dalam meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi,” lanjut Kemlu. 

Baca: Menlu Indonesia dan Kolombia Bahas Kerja Sama dan Tanda Tangani Kesepakatan Bebas Visa

Suriname, dengan masyarakat keturunan Jawa sebagai etnis ketiga terbesar merupakan potensi yang besar bagi masuknya arus wisatawan dari Suriname ke Indonesia.

Meskipun terdapat tantangan seperti masalah jarak dan konektivitas, diharapkan dengan adanya bebas visa antara Indonesia-Suriname, dapat menjadi momentum baik kedua negara.

Baca: Maldives Buka Mulai Juli 2020, Bakal Tawarkan Bebas Visa 30 Hari

Termasuk dalam meningkatkan hubungan bilateral di bidang ekonomi, budaya dan kerja sama lain di berbagai bidang dengan strategi yang kreatif dan inovatif.

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved