Ameba Pemakan Otak Ditemukan di Tiga Taman Nasional Populer AS, Ini yang Perlu Anda Ketahui
Peneliti menemukan ameba berbahaya bernama Naegleria fowleri di perairan tiga taman nasional populer Amerika Serikat
Ringkasan Berita:
- Peneliti menemukan ameba berbahaya bernama Naegleria fowleri di perairan tiga taman nasional populer Amerika Serikat, yaitu Grand Teton, Lake Mead, dan Yellowstone.
- Ameba ini dapat menyebabkan infeksi otak yang mematikan jika air masuk melalui hidung saat berenang di air tawar hangat.
- Meski risikonya tergolong kecil, masyarakat disarankan menggunakan klip hidung dan menghindari menyelamkan kepala saat berenang atau berendam di mata air panas alami.
TRIBUNNEWS.COM - Sebuah studi ilmiah baru mengancam akan membayangi musim liburan renang musim panas ini.
Mengutip Frommer's, para peneliti dari U.S. Geological Survey dan organisasi lainnya telah mendeteksi Naegleria fowleri, alias "ameba pemakan otak," di perairan tiga lokasi populer dalam Sistem Taman Nasional Amerika Serikat.
Kawasan alam yang dimaksud meliputi: Taman Nasional Grand Teton di Wyoming, Kawasan Rekreasi Nasional Lake Mead di Nevada, serta Taman Nasional Yellowstone di Wyoming, Montana, dan Idaho.
Ameba yang hidup di air tawar hangat ini dapat menyebabkan infeksi langka namun mematikan yang disebut primary amebic meningoencephalitis (PAM).
Manusia dapat terinfeksi ketika air yang mengandung ameba masuk ke rongga hidung, lalu organisme mikroskopis tersebut menemukan jalannya ke sistem saraf pusat dan otak — itulah asal muasal julukannya yang mengerikan.
Sebagian besar kasus terjadi setelah berenang, menyelam, atau beraktivitas di air tawar yang hangat. Ameba ini tidak hidup di air asin.
"Infeksi otak yang disebabkan oleh Naegleria fowleri sangat jarang, namun hampir selalu berakibat fatal," menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC).
Dalam studi terbaru ini, para peneliti mendeteksi ameba tersebut pada lebih dari sepertiga (34 persen) sampel air yang diambil dari ketiga taman nasional itu.
Baca juga: Cerita remaja India yang selamat dari ameba pemakan otak manusia
Apakah kita perlu panik?
Seperti yang ditunjukkan oleh SFGate, "Banyak lokasi yang diuji adalah area geotermal terpencil atau perairan termal yang jarang digunakan, bukan pantai renang ramai atau pusat rekreasi utama."
Dengan kata lain, otak Anda kemungkinan besar tetap aman dari ameba yang mengintai di mata air panas mendidih yang memang tidak bisa Anda terjuni.
Meski begitu, para penulis studi menyimpulkan bahwa temuan mereka menunjukkan bahwa Naegleria fowleri lebih banyak ditemukan di kawasan yang terpengaruh panas bumi di bagian barat Amerika Serikat dibandingkan perkiraan sebelumnya. Hal ini menegaskan pentingnya "pemantauan yang lebih ketat, kesadaran publik, dan strategi manajemen risiko di perairan rekreasi yang dipengaruhi panas."
Meski kasus PAM tergolong langka, kasus tersebut tetap terjadi. Pada tahun 2022, seorang remaja meninggal akibat infeksi ini setelah berenang di Lake Mead — salah satu area yang disebutkan dalam penelitian terbaru ini.
Seiring meningkatnya suhu global, bukti menunjukkan bahwa wilayah penyebaran makhluk berbahaya ini semakin meluas. Bagaimanapun, ia berkembang biak di air hangat, dan air hangat kini semakin banyak dari sebelumnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/g-rimbun-di-Taman-Nasional-Yellowstone-AS.jpg)