4 Spot Trekking Ramah Pemula di Lereng Merapi, Cara Santai Menikmati Alam Indonesia
Tren trekking gunung makin diminati. Ini 4 spot di lereng Merapi untuk menikmati alam Indonesia tanpa harus mendaki puncak.
TRIBUNNEWS.COM - Aktivitas luar ruang seperti hiking dan trekking gunung tengah menjadi tren di Indonesia, terutama di kalangan anak muda. Kegiatan ini diminati karena memberi kesempatan untuk menikmati alam terbuka, udara segar, serta lanskap pegunungan yang menenangkan.
Meski sering dianggap sama, tahukah kamu kalau hiking dan trekking sebenarnya memiliki perbedaan? Hiking biasanya dilakukan di jalur alam yang sudah tersedia dan relatif mudah dilalui. Aktivitas ini cocok untuk rekreasi singkat dengan jarak tempuh lebih pendek dan medan yang tidak terlalu menantang.
Sementara trekking identik dengan perjalanan yang lebih panjang dan medan yang lebih beragam. Aktivitas ini sering melewati jalur yang menantang dan membutuhkan persiapan fisik serta perlengkapan yang lebih matang.
Perbedaan ini membuat tidak semua orang merasa siap menjajal aktivitas gunung secara penuh. Banyak pemula ingin merasakan suasana pegunungan, tetapi masih ragu menghadapi jalur curam, jarak tempuh panjang, atau ketinggian yang ekstrem.
Yogyakarta menawarkan alternatif yang lebih ramah bagi pemula. Di lereng Gunung Merapi, terdapat sejumlah jalur trekking ringan yang memungkinkan pengunjung menikmati suasana pegunungan tanpa harus mencapai puncak. Lanskapnya tetap terbuka, aksesnya cukup mudah, dan cocok untuk menikmati alam Indonesia secara santai bersama teman.
Menikmati Merapi dari Jalur Ramah Pemula
1. Deles Indah

Deles Indah berada di Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, di lereng timur Gunung Merapi. Meski masuk dalam wilayah Jawa Tengah, kawasan ini kerap menjadi tujuan wisata alam bagi pelancong asal Yogyakarta karena jaraknya yang dekat dan aksesnya relatif mudah.
Kawasan ini menawarkan pengalaman berada di area gunung aktif tanpa harus menempuh pendakian panjang atau jalur ekstrem. Dari beberapa titik pandang, Gunung Merapi terlihat jelas, bahkan jaraknya hanya sekitar empat kilometer dari puncak saat cuaca cerah.
Area pandang Deles Indah berada di perbukitan terbuka sehingga panorama Merapi, alur lahar, hingga kawah bisa dinikmati tanpa terhalang pepohonan. Pengunjung cukup berjalan kaki santai untuk menikmati lanskap pegunungan yang luas.
Selain panorama, tersedia jalur trekking ringan yang menyusuri hutan pinus dan lembah. Medannya ramah bagi pemula, dilengkapi fasilitas pendukung, dan cocok bagi siapa pun yang ingin menikmati alam Indonesia di kawasan Merapi tanpa harus mencapai puncak.
2. Nawang Jagad

Nawang Jagad berada di kawasan Kaliurang Barat, Hargobinangun, Pakem, Sleman, di kaki Gunung Merapi. Tempat ini dikenal dengan lanskap khas Merapi berupa hamparan lava beku dan area terbuka yang langsung menghadap pegunungan. Tanpa perlu mendaki jauh, pengunjung sudah bisa merasakan suasana gunung aktif dari jarak dekat.
Jalur jalan kaki di Nawang Jagad cenderung landai dan terbuka, sehingga aman dan nyaman untuk pemula. Cocok buat kamu yang ingin mencoba trekking ringan sambil menikmati udara sejuk dan pemandangan alam Merapi, tanpa harus berhadapan dengan tanjakan curam atau jalur ekstrem.
Selain jalan santai, Nawang Jagad juga sering jadi pilihan buat piknik dan camping ringan. Fasilitas dasarnya sudah tersedia, mulai dari area duduk, hammock, hingga sumber air pegunungan. Kawasan ini dikelola warga setempat dengan konsep sederhana, tapi tetap menjaga alamnya tetap asri.
Aksesnya yang mudah dari pusat Yogyakarta membuat Nawang Jagad cocok buat liburan singkat bareng teman atau keluarga. Buat kamu yang ingin menikmati alam Indonesia di kawasan Merapi tanpa harus sampai puncak, tempat ini bisa masuk daftar yang layak dicoba.
Baca juga: Unik! Ini Dia 4 Ritual yang Jadi Cara Menghormati Alam Indonesia
3. Plunyon Kalikuning

Plunyon Kalikuning jadi salah satu spot favorit di lereng Merapi buat kamu yang ingin jalan santai di alam terbuka. Terletak di Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, kawasan ini menyuguhkan perpaduan aliran sungai, tebing hijau, dan hutan pinus yang masih terjaga. Ikonnya, Jembatan Plunyon, kerap menjadi titik berhenti untuk menikmati lanskap Merapi dari jarak aman.
Jalur trekking di Plunyon Kalikuning mengikuti alur Sungai Kalikuning dengan kontur relatif landai tanpa tanjakan ekstrem. Trek ini cocok untuk pemula atau pengunjung yang ingin merasakan suasana gunung tanpa tekanan fisik berlebih. Suara aliran air, udara sejuk, dan vegetasi rapat membuat perjalanan terasa tenang dan tidak melelahkan.
Nama Plunyon Kalikuning sempat dikenal luas karena menjadi salah satu lokasi syuting film KKN di Desa Penari. Namun daya tarik utamanya tetap terletak pada karakter alamnya yang autentik, mulai dari tebing vulkanik, hutan pinus, hingga bentang perbukitan khas kawasan Merapi.
Berada di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi, Plunyon Kalikuning juga menyimpan peran penting sebagai sumber air yang dimanfaatkan hingga wilayah Sleman dan Keraton Yogyakarta. Dengan jalur yang ramah, akses mudah, dan pemandangan terbuka, Plunyon Kalikuning menjadi pilihan menikmati alam Indonesia di kawasan Merapi tanpa harus mencapai puncak.
4. Kalitalang

Kalitalang bisa menjadi pilihan menarik buat kamu yang ingin merasakan suasana pegunungan Merapi tanpa harus mendaki hingga puncak. Kawasan wisata alam ini berada di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten.
Dari area terbuka di sini, pengunjung bisa menikmati pemandangan Gunung Merapi yang terlihat jelas, terutama saat cuaca cerah. Lanskap lereng gunung terlihat luas karena posisi gardu pandangnya berada di area terbuka.
Berada di ketinggian sekitar 1.160 meter di atas permukaan laut, Kalitalang menawarkan sudut pandang yang cukup dekat ke arah puncak Merapi. Dari beberapa titik, bentuk kawah hingga rekahan di tubuh gunung bisa terlihat lebih jelas.
Selain menikmati panorama, pengunjung juga bisa berjalan santai menyusuri jalur trekking ringan di sekitar kawasan. Jalurnya tidak terlalu panjang dan relatif mudah dilalui, sehingga cocok untuk pemula yang ingin mencoba aktivitas luar ruang di lereng Merapi.
Kalitalang juga memiliki beberapa spot foto dan gardu pandang yang menghadap langsung ke arah Merapi. Dengan tiket masuk yang terjangkau dan akses yang cukup mudah, tempat ini menjadi pilihan untuk menikmati lanskap Merapi dari jarak dekat tanpa harus melakukan pendakian panjang.
Warisan Alam yang Bisa Dinikmati Bertahap
Keempat lokasi tersebut menunjukkan bahwa menikmati gunung tidak selalu harus lewat pendakian panjang menuju puncak. Di sekitar lereng Gunung Merapi, terdapat banyak ruang alam yang bisa dinikmati secara lebih santai, dengan jalur yang ramah bagi pemula namun tetap menghadirkan lanskap pegunungan yang khas.
Berjalan di jalur trekking ringan, menikmati udara pegunungan, hingga melihat langsung bentang alam Merapi menjadi cara sederhana untuk merasakan kedekatan dengan alam. Pengalaman seperti ini juga mengingatkan bahwa kawasan gunung bukan sekadar tempat wisata, tetapi bagian penting dari Alam Indonesia yang perlu dijaga keseimbangannya.
Melalui inisiatif Lokal Asri, Tribunnews, dan Tribun Network mengajak kamu menjelajahi pesona alam Indonesia sekaligus menjaga kelestariannya, agar tetap indah dan bisa dinikmati oleh generasi mendatang.
Baca juga: 5 Aktivitas Seru Menikmati Alam Indonesia di Bukit Aslan Lampung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/4-Spot-trekking-ramah-pemula-di-lereng-Gunung-Merapi-Yogyakarta.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.