Sabtu, 30 Mei 2026

Lokal Asri

Kilas Balik 2025: 12 Topik Terkait Alam Indonesia yang Paling Jadi Sorotan!

Mulai dari fenomena unik hingga bencana alam, berikut topik terkait alam Indonesia yang paling ramai diperbincangkan sepanjang tahun 2025.

Tayang:
Penulis: Anniza Kemala
Editor: Content Writer
Shutterstock
ALAM INDONESIA - Ilustrasi seorang pendaki gunung membawa bendera merah putih di salah satu destinasi alam Indonesia, yaitu puncak Gunung Ijen, Bondowoso, Jawa Timur. 

TRIBUNNEWS.COM - Sepanjang tahun 2025, banyak topik terkait alam Indonesia yang menjadi sorotan masyarakat. Ramainya pembahasan juga disertai dengan makin meningkatnya kesadaran akan pentingnya keberlanjutan dan pelestarian lingkungan serta upaya mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs).

Mulai dari fenomena unik hingga bencana alam, berikut topik terkait alam Indonesia yang paling ramai diperbincangkan sepanjang tahun 2025. 

12 Topik Alam Indonesia Paling Ramai 2025

1. Aksi Pengunjung Taman Safari Turun dari Mobil

Warganet dibuat geger bulan Februari lalu karena aksi nekat seorang pengunjung Taman Safari Indonesia yang turun dari mobil. Padahal, pihak Taman Safari sudah memasang imbauan yang jelas.

Aksi ini tentunya dinilai tidak bertanggung jawab, karena membahayakan diri sendiri dan mengganggu kesejahteraan satwa di kebun binatang tersebut.

Bukannya jadi peringatan, aksi tidak bertanggung jawab ini malah diulangi oleh seorang pengunjung baru-baru ini, tepatnya pada tanggal 30 Desember 2025. Jangan diikuti, ya!

Baca juga: Viral Pengunjung Taman Safari Bogor Turun dari Mobil, Ini Kronologi dan Peringatan Bahayanya

2. Fenomena Hujan Es di Indonesia

Fenomena hujan es sempat melanda beberapa wilayah Indonesia, misalnya pada Maret 2025 lalu di Kabupaten Sleman, Kota Jogja, hingga Kabupaten Bantul.

Mengutip Instagram @infobmkg, fenomena ini ditandai dengan turunnya butiran es yang disertai hujan deras, petir, dan angin kencang dalam waktu singkat. Ternyata, fenomena ini cukup umum terjadi di negara tropis seperti Indonesia pada masa peralihan musim. 

3. Banjir Melanda Jabodetabek

Pada awal tahun, banjir melanda sejumlah wilayah Jabodetabek. Salah satu daerah yang terdampak adalah Perumahan Pondok Gede Permai di Bekasi, dengan ketinggian air mencapai 4 meter.

Warga Bekasi bahkan menyebut bahwa situasi banjir pada Maret 2025 lalu lebih buruk dibanding tahun-tahun sebelumnya. 

Baca juga: Banjir Bekasi Kembali Terulang, Wali Kota Sebut Siklus Lima Tahunan Terjadi Setiap 5 Tahun

4. Kematian Pendaki Juliana Marinz di Gunung Rinjani

Bulan Juni 2025 diramaikan dengan berita meninggalnya Juliana De Souza Pereira Marins, Warga Negara Brasil, saat mendaki Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Peristiwa ini bahkan memicu sejumlah perdebatan antara warganet Indonesia dan Brasil. Salah satunya lewat ‘perang’ review di Google Maps, di mana mereka berlomba-lomba memberikan bintang satu ke Gunung Rinjani dan Hutan Amazon Brasil. 

5. Tagar Save Raja Ampat

Tagar #SaveRajaAmpat sempat trending di jagat media sosial pada awal Juni lalu. Ramainya topik ini berangkat dari kekhawatiran akan terancamnya Raja Ampat sebagai destinasi wisata alam Indonesia beserta lingkungan sekitarnya akibat penambangan nikel. 

Mengingat Raja Ampat yang dijuluki “The Last Paradise on Earth” ini adalah salah satu situs warisan dunia global geopark yang diakui UNESCO, banyak warganet yang tergerak untuk turut meramaikan tagar tersebut.

6. Fenomena Pacu Jalur Bocah ‘Aura Farming’ 

Topik viral yang satu ini unik dan agak lain, nih! Seorang bocah 11 tahun asal Riau, Rayyan Akhan Dikha, mendadak jadi fenomena global karena video tarian pacu jalurnya.

Saking kerennya aksi Dikha saat melakukan aksi togak luan di atas perahu, orang-orang menyebut dia sedang ‘aura farming’. Video Dikha yang diedit dengan background music “Young Black & Rich” (2024) dari Melly Mike pun trending di berbagai platform media sosial. 

Baca juga: Aksinya Menari di Atas Perahu Viral, Dhika Pacu Jalur Tak Menyangka Jadi Terkenal

7. Paparan Zat Radioaktif di Cikande

Wilayah Cikande di Kabupaten Serang, Banten resmi ditetapkan sebagai daerah kejadian khusus radiasi akibat paparan zat radioaktif Cesium-137 pada akhir September 2025.

Paparan radiasi ini tentunya menyebabkan kekhawatiran warga, terlebih zat Cesium-137 adalah jenis zat yang dapat membahayakan kesehatan manusia juga lingkungan. 

Menurut Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, saat berkunjung ke lokasi pada tanggal 23 September lalu, penyebabnya berasal dari hasil reaktor nuklir negara lain dan diduga masuk ke Indonesia karena tidak dikontrol dengan serius.

8. Erupsi Gunung Semeru November 2025

Erupsi kembali terjadi di Gunung Semeru, Jawa Timur pada Bulan November. Peristiwa ini bahkan menghasilkan luncuran awan panas sejauh 13 kilometer. 

Akibat meningkatnya intensitas letusan, status Gunung Semeru sempat naik dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas) pada sore hari tanggal 19 November 2025.

Baca juga: Viral Relawan Geram Lokasi Erupsi Semeru Jadi Tempat Wisata Dadakan, Ada yang Asyik Joget dan Selfie

9. Banjir Bandang di Sumatra

Peristiwa terkait alam Indonesia yang paling memprihatinkan tahun ini adalah banjir bandang di Pulau Sumatra, yang meliputi wilayah Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh. 

Tak hanya akibat hujan ekstrem, peristiwa ini juga disebut sebagai bencana ekologis yang diakibatkan oleh kerusakan lingkungan akibat deforestasi dan alih fungsi lahan. 

Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 30 Desember 2025, jumlah korban meninggal dunia mencapai 1.141 orang, 163 orang dinyatakan hilang, dan 395.795 warga harus mengungsi akibat bencana ini. 

Baca juga: Profil Ferry Irwandi, Kreator Konten yang Kumpulkan Donasi Rp10,3 M untuk Korban Banjir Sumatra

10. Kelapa Sawit dan Deforestasi

Isu kelapa sawit dan deforestasi jadi topik hangat di akhir tahun 2025 setelah Presiden Prabowo menyatakan keinginannya untuk menanam kelapa sawit di wilayah Papua agar bisa dikembangkan potensinya, terutama untuk produksi BBM.

Keinginan Presiden Prabowo tersebut menuai cukup banyak kritik. Bukan tanpa alasan, pasalnya ekspansi lahan sawit dinilai sebagai langkah yang dapat merusak lingkungan dan juga berdampak pada masyarakat lokal karena berkaitan erat dengan deforestasi.

11. Patungan Beli Hutan

Kelompok aktivis lingkungan asal Bandung, Pandawara Group, jadi sorotan pada bulan Desember ini berkat ajakan mereka untuk patungan beli hutan.

Gagasan Pandawara Group tersebut juga masih terkait dengan peristiwa banjir bandang di Sumatra, yang disebabkan oleh maraknya deforestasi. Menariknya, warganet dan bahkan beberapa publik figur merespons positif ide tersebut!

12. Pengerahan Gajah untuk Bersih-Bersih Pasca Banjir di Aceh

Empat ekor gajah dikerahkan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh untuk proses pembersihan puing-puing pascabencana banjir di Gampong Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua. 

Meski menarik perhatian warganet, pengerahan gajah-gajah terlatih tersebut juga dikritik oleh para pemerhati lingkungan. Salah satunya dari Forum Peusangan Elephant Conservation Initiative (FPECI).

Mengutip Mongabay.id, pihak FPECI menyatakan keprihatinan atas penggunaan gajah jinak di Pidie Jaya tersebut mengingat gajah bukanlah pengganti alat berat dan tidak seharusnya dibebani tugas pembersihan pascabencana.

Kalau menurutmu gimana, Tribunners?

Itulah 12 topik terkait alam Indonesia yang banyak dibicarakan sepanjang tahun 2025 ini. Semoga tahun 2026 mendatang menjadi tahun yang lebih baik bagi alam dan lingkungan kita serta keberlanjutannya, ya!

Melalui inisiatif Lokal Asri, Tribunnews dan Tribun Network mengajak kamu untuk ikut mengambil langkah kecil dalam mewujudkan pelestarian lingkungan serta keberlanjutan bagi Alam Indonesia.

Ingin tahu lebih banyak tentang alam Indonesia beserta upaya-upaya berkelanjutan? Temukan selengkapnya di Lokal Asri!

Baca juga: 3 Pernyataan Prabowo soal Kelapa Sawit: Karunia Tuhan hingga Minta Tak Khawatir Deforestasi

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com

Artikel ini merupakan bagian dari inisiatif Lokal Asri yang berfokus pada lokalisasi nilai-nilai tujuan pembangunan berkelanjutan. Pelajari selengkapnya!

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved