7 Kebiasaan Tamu Hotel yang Paling Dibenci Petugas Kebersihan
Petugas kebersihan hotel mengharapkan kebiasaan sederhana seperti membuang sampah, menggantung handuk basah, dan merapikan barang pribadi
Ringkasan Berita:
- Petugas kebersihan hotel mengharapkan kebiasaan sederhana seperti membuang sampah, menggantung handuk basah, dan merapikan barang pribadi
- Melewatkan layanan kebersihan tidak selalu berarti membantu petugas karena kamar yang tidak disentuh berhari-hari justru menjadi lebih kotor dan membutuhkan waktu lebih lama untuk dibersihkan.
- Komunikasi yang jelas soal waktu layanan dan menghindari pemborosan amenitas ekstra adalah bentuk penghargaan nyata terhadap kerja keras petugas kebersihan hotel.
TRIBUNNEWS.COM - Kamar hotel bisa terasa begitu mudah dari sisi tamu. Handuk segar muncul, tempat tidur dirapikan kembali, sampah menghilang, dan kamar mandi kembali bersih sementara Anda sedang keliling kota atau makan malam.
Laporan terbaru dari Travel + Leisure dan BuzzFeed menunjukkan bahwa petugas kebersihan hotel cenderung meminta hal-hal yang sama berulang kali: lebih sedikit kekacauan, lebih sedikit bahaya, dan komunikasi yang lebih jelas. Saran etiket terkuat biasanya sederhana, bukan sesuatu yang dramatis.
Anda tidak perlu membongkar tempat tidur seolah sedang masuk kerja. Anda juga tidak perlu mengosok kamar mandi sebelum check-out.
Yang paling penting adalah membuat kamar lebih mudah dan aman untuk dibersihkan. Biasanya ini hanya soal beberapa kebiasaan kecil yang mudah diperbaiki.
1. Tinggalkan Kamar yang Terlihat Seperti Kamar, Bukan Zona Bencana
Keluhan terbesar juga yang paling jelas. Panduan etiket Travel + Leisure menyarankan tamu untuk memungut sampah mereka, bukan membiarkannya berserakan di seluruh kamar.
Petugas kebersihan menghargai ketika cangkir bekas, botol, dan sampah lainnya dikumpulkan dengan rapi atau dibuang ke tempat sampah.
Buang sampah yang jelas ke tempat sampah, jaga agar lantai tetap lumayan bersih, dan hindari menjadikan saat check-out sebagai proyek pemulihan bencana.
2. Jangan Menyebarkan Handuk Basah dan Linen Kotor ke Seluruh Kamar
Handuk basah adalah detail kecil yang bisa menimbulkan masalah lebih besar dari yang disadari tamu.
Petugas kebersihan menghargai ketika handuk basah dan pakaian renang digantung, bukan dibiarkan tersebar di seluruh kamar.
Handuk basah yang ditinggal di furnitur atau karpet dapat merusak permukaan, meninggalkan noda, atau menyebabkan jamur.
Gantung handuk basah atau pakaian renang dengan benar, atau tinggalkan handuk kotor dalam tumpukan rapi di kamar mandi.
Baca juga: Southwest Airlines Batasi Penumpang Hanya Boleh Bawa Satu Power Bank
3. Jangan Asumsikan Melewatkan Layanan Kebersihan Secara Otomatis Membantu Petugas
Banyak wisatawan berasumsi bahwa menolak layanan kebersihan adalah tindakan yang sopan.
Namun advokat pekerja hotel dari UNITE HERE berpendapat sebaliknya — tamu sering mengira melewatkan layanan kebersihan membantu, padahal justru bisa memangkas jam kerja dan membuat kamar lebih kotor serta sulit dibersihkan kemudian.
Kamar yang tidak disentuh selama beberapa hari menjadi jauh lebih kotor dan lebih sulit dibersihkan di akhir masa menginap.
4. Jangan Buat Petugas Kebersihan Menebak Kapan Anda Ingin Dilayani
Kebiasaan lain yang memperlambat pekerjaan adalah ketidakjelasan waktu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ilustrasi-petugas-kamar-hotel-diunduh-dari.jpg)