Jumat, 10 April 2026

Tribunners / Citizen Journalism

Dokter Alami Depresi Setelah Teman Sejawat Lakukan Bully

Istri saya dokter Yenny Sulistyowati adalah PNS Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia

Editor: Widiyabuana Slay

TRIBUNNEWS.COM - Istri saya dokter Yenny Sulistyowati adalah PNS Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI). Ia bertugas di Rutan Cipinang dan sedang menjalani program pendidikan dokter spesialis mata FKUI tahun ke 4 dan tinggal melaporkan hasil penelitian tesisnya.

Pada sekitar bulan agustus 2011 istri saya mengalami bully berupa kata kata yang menjatuhkan martabatnya di muka umum pada saat rapat panitia baksos di perpustakaan bagian mata FKUI Salemba, yang dilakukan oleh dosen muda bagian mata FKUI yang bernama dokter Syska Widyawati SpM, yang dengan kasar di hadapan perawat perawat, dokter dpesialis mata senior dan yunior bahwa dr. Yenny dilarang melakukan operasi jenis tertentu ( canggih) padahal operasi itu sudah pernah dilakukan oleh dr. Yenny.

Perbuatan Syska ini membuat isteri saya jatuh mental dan selanjutnya mengalami depresi sedang-berat berupa murung, anhedonia dan insomnia yang berlanjut menjadi sulit bangun pagi dan berakibat tidak dapat menjalankan ( terlambat terus) saat datang ke rumah sakit RS Cipto Mangkusumo guna menjalankan tugasnya sebagai mahasiswa program pendidikan dokter spesialis. Istri saya dirawat oleh dokter jiwa Dharmawan SpKJ dgn surat keterangan mengalami depresi. Tanpa penelitian dan perhatian yang jelas, bagian mata FKUI langsung meminta isteri saya untuk menandatangani surat bermaterai pernyataan pengunduran diri yang dilakukan oleh dr.elvioza SpM (K) dengan sangat tidak bijaksana tanpa menggali penyebabnya.

Surat itu dilanjutkan sebagai proses untuk dilakukan D.O oleh dekan namun sampai saat ini belum diputuskan. Sebagai catatan Syska sebelum acara mempermalukan dimuka umum itu telah berulang kali melakukan bully berupa kata kata bernada keras dan mempermalukan isteri saya dalam kelompok kecil dan juga berupa kata kata sindiran yang menyakitkan. Senentara pihak dosen mata FKUI membela habis habisan syska dengan menyebukan kalimat tindakan syska itu hanya emosional ( dr.Bondan SpM) dan tidak mengakui sebagai bully psikis, dan berusaha mengalihkan fokus masalah pada kekurangan dokter yenny, bahwa dokter yenny memang banyak kesalahan yang membuat nilai akademiknya jatuh.

Padahal nilai nilai akademik di awal awal kuliah hingga saat saat akhir tesis baik.Sementara itu direktur pendidikan FKUI DR.dr Pradana Suwondo SpPD(K) pernah mengatakan bahwa jika dokter Yenny membawa masalah ini ke ranah hukum maka hukuman pada dokter yenny akan diperberat, namun bila tidak maka kelanjutan pendidikan akan dipertimbangkan. DR.Dr Pradana juga berjanji akan segera memberi keputusan dengan menindak lanjuti masalah ke dekan dab rektor. Proses ini berkangsung tidak jelas dan membuat istri saya semakin depresi.

Atas ketidak adilan dan ketidakbijaksanaan ini maka pada tanggal 29 Maret 2012, isteri saya melaporkan dr.Syska Widyawati SpM ke polda metro jaya nomor LP/1070/III/2012/PMJ/Dit.Reskrimum dengan pasal yang dikenakan pada syska 315 kuhp dan 335 kuhp berupa tindak pidana penghinaan dan perbuatan tidak menyenangkan. Atas peristiwa ini saya dr. Arnan Yurisaldi S, MS, SpS (dokter direktorat ditjen pemasyarakatan) dan juga keluarga saya, dalam hal ini ayah saya DR. Mohammad Saleh SH MH Ketua Muda Mahkamah Agung Republik Indonesia secara pribadi merasa sangat prihatin atas kelakuan Syska dan pembelaan yang tidaj bijaksana bagian mata FKUi terhadap SDM dosen muda mata yang arogan dan tidak memegang sumpah dokter ( hipokrates) yang menyatakan dokter memperlakukan sejawat sebagai saudara kandung.

Hormat Saya,

Dr.Arman Yurisaldi S,MS,SpS

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved