Tribunners / Citizen Journalism
Citizen Reporter: Kantor KPUD Papua Dirusak
Kaca-kaca kantor KPU Papua hancur termasuk kaca pintu masuk
Citizen Reporter Chanry Andrew Suripatty
KANTOR Komisi Pemilihan Umum [KPU] Provinsi Papua yang terletak di Jalan Soa Siu Dok II Jayapura, sekitar pukul 14.00 Wit, Rabu [9/5/2012] dilempar oleh oknum tidak dikenal.
Kaca-kaca kantor KPU Papua hancur termasuk kaca pintu masuk, namun pada saat pelemparan saat itu kantor KPU Papua dalam keadaan kosong.
Dari keterangan saksi mata yang kebetulan berada di tempat kejadian yang enggan disebutkan namanya mengatakan oknum pelaku pelemparan mengendarai mobil Inova warna biru, Avansa warna abu-abu, Avansa warna hijau dan mobil Rush warna abu-abu.Sementara dua mobil lainnya belum diketahui identitasnya.
Keenam mobil tersebut masuk lewat pintu masuk kantor Gubernur Papua. Ketika sampai di depan kantor KPU Papua, sumber tersebut melihat sekitar 20 orang lebih turun dari mobil dengan cepat melempar kaca-kaca kantor KPU Papua.
Setelah melakukan pengrusakan pelaku langsung kabur, sebagian ke arah Jayapura Utara dan sebagian lagi ke arah Kota Jayapura.
Karena kejadiannya begitu cepat, pihak keamanan dari kepolisin termasuk Satpol PP Papua yang kebetulan berjaga di pos keamanan kantor Gubernur Papua ketika sampai di tempat kejadian tidak menemukan pelaku.
Kapolsek Jayapura Utara AKP Pol.K.R Sawaki kepada wartawan menjelaskan, pihaknya belum mengetahui secara pasti jumlah pelaku yang melakukan pengrusakan, karena pihaknya tiba di TKP ketika pengrusakan sudah terjadi serta pelaku telah meninggalkan TKP.
“Ketika sampai keadaan kantor KPU sudah dalam keadaan rusak,” katanya.
Untuk selanjutnya, langkah-langkah yang akan dilakukan setelah kejadian ini adalah memasang police line dan mengolah TKP. Sementara oknum pelaku pelemparan dalam pengejaran.
“Karena TKP berada di wilayah Jayapura Utara sesuai perintah dari wakapolda diserahkan kepada polresta tetapi dibantu oleh Polsekta Jayapura Utara,” ungkapnya.
Ciri-ciri mobil yang digunakan oleh pelaku sementara di identifikasi, namun yang jelas untuk menangkap pelaku tidak sulit karena cirri-ciri kendaraan yang digunakan telah diketahui, berikut nomor polisinya.
"Paling lambat satu atau dua hari ke depan pelaku sudah pasti kita amankan,” tambahnya.
Selain itu, dari kejadian ini Wakapolda Papua Brigjen Pol.Pauluas Waterpauw langsung terjun ke lapangan.
Wakapolda memberikan arahan kepada anak buahnya yang ada di lapangan.
Sebelum kejadian, Ketua KPU Papua Benny Sweni kepada wartawan di Gedung Negara usai melakukan pertemuan dengan Penjabat Gubernur Papua, MRP dan DPRP, membenarkan telah menerima ancaman pembunuhan melalui pesan singkat SMS.
“Mungkin pelakunya adalah kelompok yang telah menyerang rumah saya, tetapi saya menghimbau jangan kita melakukan hal-hal seperti itu,” tuturnya.
Dia menghimbau kepada pihak yang keberatan melakukan proses secara hukum, namun dirinya meminta dukungan kepada pihak keamanan untuk memberikan pengamanan.
“Kita berharap ada tindakan tegas dan terukur dari pihak keamanan, karena saya sudah melapor ke pihak kepolisian tiga bulan yang lalu dan saya bahkan telah bertemu dengan Bareskrim Brigjen Pol Aridono. Kok di Kota Jayapura seperti Texas, tidak ada jaminan hukumnya. Bagaimana Pilgub Papua ini akan berjalan jika kejadiannya seperti ini di mana setiap orang setiap saat menekan,” paparnya.(*)
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.