Tribunners / Citizen Journalism
Lahan Diserobot Warga Waduk Paya Sikameh Mengadu ke DPRK
Tiga perwakilan warga Tanjong Selamat dan Desa Jaba, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Aceh datang ke kantor DPRK Bireuen dan bertemu ketua dan wa
Namun kenyataan di lapangan, tanah yang selama ini digarap oleh warga itu tidak pernah diwakafkan untuk pemerintah.
Menanggapi tuntutan ketiga perwakilan masyarakat di Tanjong Selamat dan Jaba, Wakil Ketua DPRK Bireuen, Athaillah mengaku, setelah mendengar pejelasan ketiga perwakilan warga pemilik lahan, maka akan kita membicarakan dengan pihak pemerintah setempat.
Menurut Athaillah, masaalah ini akan ditempuh secara bijak, dan kami akan memanggil pihak pemerintah setempat, terutama dinas terkait termasuk tata pemerintahan.
"Kalaupun harus diganti rugi, maka pemerintah daerah wajib membayarnya, karena itu bukan uang pemerintah daerah atau uang dewan, tapi dana negara,” katanya.
Disamping itu, pihaknya tetap menampung semua keluhan warga untuk disampaikan kembali pada saat rapat pembahasan dengan pihak pemerintah daerah, terutama menyangkut lahan di kawasan Paya Sikameh.
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.