Blog Tribunners
Serunya Wisata Seribu Candi Sidoarjo
Membahas tempat wisata di daerah Sidoarjo, seakan tidak ada habisnya, karena kabupaten yang berada di Jawa Timur ini memiliki segudang tempat wisata
TRIBUNNERS - Membahas tempat wisata di daerah Sidoarjo, seakan tidak ada habisnya, karena kabupaten yang berada di Jawa Timur ini memiliki segudang tempat wisata yang dapat memanjakan mata.
Salah satu obyek wisata unggulan Kabupaten Sidoarjo, adalah candi.
Kabupaten Sidoarjo memiliki segudang candi yang merupakan peninggalakan Kerajaan Majapahit. Mari kita bahas candi-candi tersebut, satu persatu.
Candi Dermo
Luas kompleks Candi yang terletak di desa Candi negoro, Wonoayu ini tak begitu luas.
Bangunan candi dengan tinggi 11.05 m, panjang 10.84 m dan lebar 10.77 ini memiliki luas halaman sekitar 22 m x 20 m dengan sebuah pos kecil di pelataran depan.
Tak ada tempat parkir disana, bahkan jalan menuju candi inipun begitu kecil dan sempit, sehingga hanya dapat menampung kendaraan dengan jumlah terbatas, itupun dengan diparkir di halaman rumah warga sekitar kawasan candi.
Prasarana yang ditawarkan Candi Dermo ini memang masih belum lengkap, tak ada toilet disana, namun pengunjung bisa menggunakan kamar mandi yang ada di mushollah disamping candi.
Candi pari
Candi Pari merupakan peninggalan Masa Klasik Indonesia di Desa Candi Pari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur.
Candi ini berada sekitar 2 km ke arah barat laut pusat semburan lumpur PT Lapindo Brantas saat ini. Candi ini merupakan suatu bangunan persegi empat dari batu bata, menghadap ke barat dengan ambang serta tutup gerbang dari batu andesit.
Candi Sumur
Candi ini berlokasi di Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, sekitar 100-200 m sebelah barat daya Candi Pari.
Didirikan pada masa yang sama dengan Candi Pari, keduanya termasuk dalam cagar budaya di Kabupaten Sidoarjo.
Menurut laporan J Knebel dalam “Repporten Van De Comissie In Nederlandsch Indie voor Oudheidkundig Onderzoek Op Java en Madoera” 1905-1906, Candi Sumur, juga Candi Pari, dibangun untuk mengenang tempat hilangnya seorang sahabat atau adik angkat dari salah satu putra Prabu Brawijaya dan istrinya yang menolak tinggal di keraton Majapahit di kala itu.
Candi Pamotan I dan II
Berada di Desa Pamotan, Kecamatan Porong, candi ini terbilang unik karena dibangun menggunakan bahan batu bata.
Berbeda dengan Candi Pari dan Candi Sumur. lokasinya di Desa Candi Pari, tak jauh dari Pamotan--Candi Pamotan jauh lebih sederhana.
Dibuat dari bata merah, yang dikelilingi lubang persegi panjang yang tergenang air bila hujan.
Candi Tawangalun
Candi Tawangalun merupakan salah satu candi peninggalan kerajaan Majapahit di kabupaten Sidoarjo,yang terletak di Desa Buncitan, Kecamatan Sedati.
Dalam perjalanan menuju candi Tawangalun anda akan melihat banyak banyak tambak dan yang sebetulnya di dalam tambak itu ada banyak tatanan batu – batu petilasan.
Ketika memasuki kawasan Candi Tawangalun pengunjung juga akan disambut oleh bau belerang yang sedikit terasa di hidung.
Karena tanah lokasi candi Tawang Alun berada diatas gunung kecil yang mengeluarkan lumpur panas, air panas dan uap air panasnya mirip lava gunung berapi.
Candi Medalem
Candi ini terletak di Desa Medalem, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo. Candi Medalem bentuknya menyerupai pondasi pendopo, yaitu tepat berkupulnya orang – orang tedahulu. Candi Medalem juga merupakan peninggalan dari kerajaan Majapahit.
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/candi-pari_20160505_165701.jpg)