Breaking News:

Tribunners / Citizen Journalism

Mengenal Virga dan Bahayanya Bagi Penerbang

Presipitasi atau hujan merupakan fenomena alam yang sering terjadi, dimana tetes-tetes air yang terkandung dalam awan jatuh ke permukaan bumi.

Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan
Lepas Landas: Sebuah pesawat lepas landas dari Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang saat lintasi area tambak di sungai siangker, Jateng, Kamis (13/6/2013). Pekerjaan jalan akses dari sungai Siangker menuju lapangan parkir terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang pada tahap ke tiga sudah mencapai 700 meter dari total keseluruhan 1.336 meter dengan lebar 15 meter. Pekerjaan tersebut diprediksikan selesai pada Desember 2013. (Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan) 

Ditulis oleh : Alif Kurniawan, Penulis adalah Taruna Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika

TRIBUNNERS - Presipitasi atau hujan merupakan fenomena alam yang sering terjadi, dimana tetes-tetes air yang terkandung dalam awan jatuh ke permukaan bumi.

Tetes-tetes air ini tidak selamanya jatuh ke permukaan bumi, akan tetapi tetes-tetes air ini terkadang juga bisa menguap di atmosfer, fenomena inilah yang disebut dengan virga.

Dalam ilmu meteorologi, virga adalah presipitasi atau hujan yang tidak sampai kepermukaan bumi karena menguap di atmosfir.

Penguapan yang terjadi disebabkan karena adanya pemanasan suhu di atmosfer. Panas ini menyebabkan molekul-molekul saling bertumbukan dan pada saat tumbukan molekul ini saling bertukar energi.

Ketika salah satu molekul mendapatkan energi yang cukup untuk menembus titik didih cairan maka molekul tersebut berubah menjadi uap dan terjadilah penguapan.

Virga sendiri memiliki ciri khas yang bentuknyanya seperti tirai yang menjuntai dari awan. Virga muncul seperti ekor atau jejak dari awan yang menggapai permukaan tanah, kadangkala membentuk awan seperti ubur-ubur.

Walaupun ada fenomena virga yang terjadi dan begitu indah jika di amati akan tetapi siapa sangka fenomena tersebut justru bisa menjadi berbahaya bagi dunia penerbangan.

Salah satu dampak bahaya yang bisa ditimbulkan dari virga yaitu microburst. Microburst adalah sebuah downdraft (angin yang menghempas kebawah) dalam skala kecil dan sangat intens yang turun ke tanah yang menyebabkan perbedaan atau penyimpangan angin yang kuat.

Microburst dibagi menjadi dua yaitu microburst kering dan basah, microburst yang dihasilkan dari virga merupakan microburst kering.

Halaman
123
Editor: Samuel Febrianto
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved