Blog Tribunners
6 Jenis Ketakutan yang Harus Dihilangkan Jika Anda Ingin Berwirausaha
Pernahkan kamu bermimpi besar, bermimpi untuk medapatkan sesuatu yang kamu harapkan dan semoga hal itu menjadi kenyataan di suatu hari nanti.
TRIBUNNERS - Banyak orang yang ingin merasakan sukses dalam berbisnis tapi kebanyakan orang juga yang mau sukses secara cepat tanpa mengetahui hal-hal yang sangat penting kamu hadapi sebelum melakukan wirausaha.
Begitu kamu menghadapi sesuatu yang menghambat ditengah berjalannya bisnis mu.
Apa yang kamu putuskan ? Putar balik untuk memberhentikan bisnis ini atau terus berjalan melewati garis hambatan tersebut.
Tapi hampir banyak orang yang gagal berbisnis dikarenakan mogok ditengah jalan , dengan alasan modal habis , perkembangan ekonomi yang buruk , sifat karyawannya yang berbelok dari jalur bisnis , takut persaingan yang nanti banyak dihadapi dan sebagainya.
Makanya hal yang dasar dalam menjalankan bisnis jangan sampai kamu abaikan walaupun itu tidak terlalu penting tapi nanti berefek besar lho.
Berikut ini adalah 6 Rasa “Takut” yang wajib kamu hilangkan sebelum berwirausaha.
A.Takut Bermimpi Besar dan Bertindak nyata.
Pernahkan kamu bermimpi besar, bermimpi untuk medapatkan sesuatu yang kamu harapkan dan semoga hal itu menjadi kenyataan di suatu hari nanti.
Hidup harus mempunyai motivasi serta dorongan terhadap hal yang sangat kita butuhkan untuk bisa terus melangkah kedepan mengikuti jalur kesuksesan yang telah dibentuk dari mimpi besar kamu.
Bermimpi besar harus dituntun dengan tindakan nyata , jika kamu hanya bermimpi tanpa bertindak sama saja tiada artinya. Mimpi tersebut akan selalu terwujud apabila kamu meyakini dengan kepribadian yang tangguh , tinggal tunggu masalah waktu kapan kamu akan meraihnya karena musuh yang paling besar dalam kesuksesanmu adalah diri kamu sendiri.
B.Takut bersantai
Apa kamu pernah melihat orang-orang yang kerjanya sedikit tapi dia lebih bahagia ?
Sedangkan kamu sosok pekerja keras yang mempunyai waktu yang sangat sibuk sehingga tidak bisa mempunyai waktu luang untuk bersenang-senang dengan orang lain dan kerabat
Banyak orang bilang sesorang yang memiliki sesuatu yang sangat sibuk mengurus usahanya dari pagi hingga malam itu contoh orang yang bahagia tapi sebaliknya seseorang yang kerjanya santai dinilai usahanya tidak serius dan tidak niat.
Kenyataan banyak orang yang sukses secara bisnis tapi kehidupan keluarganya hancur.
Itu yang menyebabkan seorang lebih memilih kesibukkan kepada pekerjaannya sehingga mengorbankan waktu bersama keluarga.
Alhasil kehidupan keluarga menjadi tidak terarah. Orang yang selalu hidupnya bekerja keras tanpa hasil yang signifikan adalah orang bodoh yang membuang-buang waktu.
Kamu harus kerja cerdas bukan kerja lebih keras. Apa kamu tipe orang sibuk? Atau penyantai?.
C. Takut bergaul dengan orang sukses
“Dekat dengan gincu merah akan menjadi merah , dekat dengan tinta hitam akan menjadi hitam”.
Kata-kata yang terdapat di peribahasa cina kuno mengingatkan kamu untuk selalu berani memilih pergaulan yang bisa menentukan arah kesuksesan hidupmu dan jati dirimu , dengan bermain aman lalu mencari kenyamanan.
Jika kamu berkumpul dengan orang bodoh maka kamu ikut bodoh , jika kamu berkumpul dengan orang nakal maka kamu ikut nakal , jika kamu bergaul dengan orang baik maka kamu kebawa untuk jadi orang baik . Jika kamu berani berkumpul dengan orang sukses kenapa enggak kamu juga bisa sukses seperti mereka. Masih takut?
D.Takut Malu dan Diejek sama orang
Pernahkah kamu mengalami hal yang seperti ini , baik dari teman kamu ,tetangga maupun orang lain.
Saya pun pernah merasakannya, ketika itu saya di ejek sama tetangga dan saya membalasnya dengan senyuman kemudian berdoa didalam hati semoga orang ini menyesal melihat saya sudah memakai Jas hitam dan dasi berwarna merah dengan jabatan yang tertulis di atas kertas sebagai Direktur.
Apakah hal itu membuat anda malu dan mundur untuk berwirausaha?.
Cara yang efektif untuk menghilangkan rasa takut yaitu dengan menghampiri ketakutan itu sendiri.
Jangan jadi korban ketakutan tapi jadilah pemenang dalam menghadapi ketakutan tersebut. Selalu berani melaju kedepan dan abaikan komentar miring dari orang lain karena kalau kamu sudah terbiasa menghadapinya maka kamu akan tertawa sepuasnya.
E. Takut Memaafkan orang lain.
“Orang yang tidak mengampuni adalah orang yang seperti mempenjarakan dirinya dan ketika dia mengampuni orang yangtelah bersalah padadirinya , dia sedang membebaskan dirinya dari penjaranya sendiri”.
Sebenarnya bukan hanya orang-orang melakukan kesalahan pada kamu yang membutuhkan pemaafaan dari kamu, tetapi diri kamu sendiri butuh pengampunan dari orang lain. Ketika kamu tidak mau memaafkan orang lain , kamu emosi sama dia , kesal dan sebagainnya. Maka tingkat EQ kamu juga menurun dalam setiap mengambil keputusan menjadi labil , kerja kurang prduktif dan bisa menimbulkan penyesalan di kemudian hari.
Jadi kembangkan sifat pemaaf terhadap orang lain, dengan begitu orang juga senang memaafkan kamu. Karna tuhan saja maha pemaaf masa kamu enggak. Mau maafkan diriku?
F. Takut Gagal
Lebih baik melakukan kesalahan atau kegagalan daripada tidak melakukannya sama sekali . jangan ketakutan menguasai dirimu. Berani ambil resiko hadapi setiap kendala dan selalu merencanakan sesuatu yang sangat matang untuk meredahkan tekanan yang akan dihadapi.
Ini yang sering membuat orang bangkrut dalam usahanya karena mereka belum siap menghadapi kegagalan dan di selimuti dengan ketakutan. Dengan kegagalan yang kamu alami kamu memiliki kesempatan baru yang lebih baik.
Gagal bukan berarti selesai tetapi gagal adalah waktu jeda yang mengantarkan kita meranjak kesuksesan.
Takut untuk gagal berarti tidak akan pernah memiliki kesempatan sama sekali untuk berhasil di masa mendatang, kalau kamu mau menjadi orang berhasil , berarti ada langkah yang berani kamu hadapi dengan konsekuensinya yaitu berani ambil resiko dan jangan pernah takut gagal.
Jadi inilah langkah yang wajib kamu hindari sebelum melakukan wirausaha , langkah ini berhubungan dengan sifat dan karakter kamu. Mungkin masih ada ketakutan yang melekat pada diri kamu. Jangan takut dan lawan ketakutanmu.
By Rizky Brawijaya
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/wirausahawan-sosis-bakar-m-aries-zara_20150422_133842.jpg)