Tribunners / Citizen Journalism
Kesimpang-siuran Anggaran Pelatnas Asian Games 2018
Berita Yang terkait dengan Ajang Pesta Keolahragaan Asian Games XVIII 2018 memang tidak pernah sepi
Lantas mau dipergunakan buat apa selisih uang tersebut? Kan, perlu dijelaskan secara detail biar masyarakat mengetahui.
Wajarlah jika 40 cabor terus saja mempermasalahkan pembagian anggaran pelatnas. Mereka juga pasti sudah menghitung jika rata-rata mendapatkan Rp15 miliar berarti anggaran yang terpakai Rp600 miliar.
Kita semua tahu kalau Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sudah berusaha keras untuk menyediakan anggaran yang dibutuhkan sebagai tuan Rumah Asian Games XVIII. Dan, kita juga tahu seperti apa sebenarnya kondisi keuangan negara kita tercinta ini.
Apa jadinya jika keinginan Presiden agar Indonesia sukses sebagai penyelenggara dan sukses prestasi di Asian Games 2018 gagal ? Ayolah kita sedikit mempunyai sense of crisis, sense of carefullness dan sense of awarenes.
Semoga ini menjadi proses pembelajaran bagi kita semua baik yang langsung maupun yang tidak langsung bersentuhan dengan pembinaan prestasi keolahragaan, termasuk Pelatnas untuk menghadapi perhelatan akbar ajang Asian Games XVIII.
Kesuksesan sebagai penyelenggara, prestasi, dan pengelolaan administrasi merupakan taruhan negara Indonesia. Taruhan untuk seluruh bangsa dan rakyat Indonesia.
Asian Games 2018 "Energy of Asia". Semoga menjadi energi untuk mendorong kita bekerja lebih hati-hati, lebih cerdas, dan lebih bertanggungjawab. Semoga.
*Bambang Sujiono, Dosen Fakultas Ilmu Olahraga Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/bambang-sujiono_20180104_175107.jpg)