Breaking News:

Tribunners / Citizen Journalism

Ke Ternate, Menteri BUMN Tinjau Kondisi Korban KMP Bandeng

Pascainsiden karamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Bandeng milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di perairan Loloda, Halmahera Utara, Provinsi Maluku

ISTIMEWA
Menteri BUMN Rini Soemarno Meninjau Kondisi Korban KMP Bandeng 4 

Dikirimkan oleh Humas Kementerian BUMN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pascainsiden karamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Bandeng milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di perairan Loloda, Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara pada Rabu (15/8/2018) lalu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menunjukan keprihatinannya dengan meninjau langsung kondisi korban yang dievakuasi ke RSUD Chasan Boesoeirie Kota Ternate.

"Saya turut prihatin atas musibah ini. Namun kami juga bersyukur para penumpang dan awak kapal bisa ditemukan cepat dalam kondisi selamat berkat standar keselamatan yang diterapkan pihak ASDP dan kesigapan Basarnas serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelamatan dan evakuasi para korban," kata Rini.

Baca: El Rumi Tak Ingat Jumlah Rumah yang Dimiliki Ahmad Dhani

Selain itu, Rini pun mengapresiasi kehandalan ASDP Indonesia Ferry dalam mengedepankan aspek keselamatan penumpang. Bahkan, setiap bulannya manajemen operasional ASDP pun rutin menggelar latihan keselamatan.

"Selamatnya seluruh penumpang merupakan bukti bagaimana keselamatan penumpang menjadi prioritas oleh ASDP," ujarnya.

Turut hadir mendampingi Rini, Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survey dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo, Staf Khusus III Wianda Pusponegoro, Staf Khusus V Parman Nataatmadja, serta sejumlah Direksi perusahaan ASDP Indonesia Ferry, Telkom, Jasa Raharja, Pelindo IV, Pertamina dan BRI.

Baca: Chef de Mission Gelar Doa Bersama Buat Kontingen Indonesia Sehari Jelang Pembukaan Asian Games 2018

Sebagai bentuk apresiasi kepada Basarnas dan para nelayan yang sudah bekerja keras membantu proses penyelamatan para korban, Rini pun turut menyaksikan penyerahan penghargaan dan bantuan oleh sejumlah BUMN.

Bantuan dimaksud berupa dana pendidikan untuk anak petugas Basarnas (bagi anak tertua di bawah bangku kuliah) yang bertugas pada saat evakuasi dengan nilai total mencapai Rp 135 juta dari Jasa Raharja, bantuan 1 unit ambulans Basarnas dari Pertamina senilai Rp 200 juta, serta tabungan pendidikan anak nelayan dengan total nilai Rp 150 juta dari Bank BRI.

Adapun Telkom dan Pelindo IV yang turut memberikan bantuan sembilan unit mesin tempel perahu untuk tiga kelompok nelayan dengan nilai total bantuan mencapai Rp 450 juta, dan PT Antam yang memberikan bantuan instalasi penerangan jalan di Kampung Baja dengan nilai Rp 150 juta.

Tak ketinggalan, ASDP juga turut menyalurkan bantuan 100 life jacket untuk polisi air, 50 life jacket untuk Kantor Syahbandar dan otoritas pelabuhan, serta bantuan tali kasih bagi 30 penumpang KMP Bandeng dengan nilai total bantuan sebesar Rp 82,5 juta.

Halaman
12
Editor: Samuel Febrianto
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved