Tribunners / Citizen Journalism

Kebijakan Presiden Selalu Sinkronkah dengan Kepentingan Daerah?

Ini salah satu contoh kecil betapa seringnya kebijakan pemerintah pusat tidak sinkron dengan kebijakan pemerintah daerah.

Kebijakan Presiden Selalu Sinkronkah dengan Kepentingan Daerah?
Ist/Tribunnews.com
Rudi S Kamri. 

Oleh: Rudi S Kamri

TRIBUNNEWS.COM - Beberapa hari terakhir ini publik disuguhi tontonan yang tidak lucu dan tidak mendidik, yaitu terjadinya polemik panas di media massa antara Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly versus Walikota Tangerang, Banten, Arief R Wismansyah.

Ini salah satu contoh kecil betapa seringnya kebijakan pemerintah pusat tidak sinkron dengan kebijakan pemerintah daerah.

Ribuan masalah serupa dengan kasus berbeda kemungkinan terjadi, namun tidak terekspos media massa.

Penyebabnya adalah tidak adanya komunikasi konstruktif yang dibangun antara pemerintah pusat dan pemda.

Akibatnya, banyak kebijakan strategis pemerintah pusat atau kebijakan Presiden tidak dijalankan sesuai dengan tujuan mulia yang diinginkan. Ujungnya, masyarakat luas yang dirugikan atas silang sengkarut yang terjadi.

Contoh lain adalah rencana besar Presiden Joko Widodo untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif. Reformasi perizinan dengan cara memangkas secara signifikan birokrasi perizinan di tingkat pusat, khususnya yang dilakukan di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada kenyataannya tidak semua pemda mengikuti langkah positif yang dilakukan pemerintah pusat.

Akibatnya iklim investasi yang kondusif seperti harapan Presiden tidak kunjung terealisasi.

Banyak hal yang menjadi biang keladi tidak sinkronnya kebijakan pemerintah pusat dan pemda. Salah satunya adalah belum terbentuknya etos kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) secara menyeluruh sehingga adagium, "kalau bisa dipersulit mengapa harus dimudahkan?” terus terpelihara.

Mindset koruptif seperti ini masih menjadi virus menjijikkan yang terjadi di berbagai daerah. Belum lagi ada kepentingan politik yang melatarbelakanginya.

Halaman
123
Editor: Hasanudin Aco
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved