Tribunners / Citizen Journalism

Daur Ulang Botol Plastik PET Bisa Berulang Kali kata Pakar Polimer

Norwegia mengklaim mampu mendaur ulang lebih dari 97 persen botol plastik dan 92 persen dari botol plastik bekas itu dapat kembali menjadi botol

Daur Ulang Botol Plastik PET Bisa Berulang Kali kata Pakar Polimer
ist
Botol plastik PET bekas minuman bisa didaur ulang hingga 50 kali. 

“Akhir riwayat plastik bisa bermanfaat tanpa harus mengotori lingkungan," kata Akhmad

Doktor lulusan UMIST and The Victoria University of Manchester itu mengajak masyarakat memilah sampah di sumbernya secara langsung karena jika diolah dengan baik terutama sampah yang belum tercampur bisa di daur ulang berkali-kali.

Namun jika telah tercampur dengan sampah lainnya, tentu proses memilahnya akan menjadi lebih mahal bahkan akhirnya bisa terbuang.

Akhmad mengakui daur ulang di Indonesia lebih baik dari Amerika dimana hasil sampah plastik dijadikan kembali produk jadi dan digunakan lagi.

"Perlu pendekatan modern untuk membenahi manajemen sampah agar bisa didaur ulang supaya bisa memberi manfaat kepada semuanya mulai dari pemulung, pendaur ulang dan juga akan menghidupkan ekonomi dengan banyak menyerap tenaga kerja tak hanya ribuan bahkan jutaan," ujarnya.

Ia juga meminta pemerintah melakukan penanganan secara komprehensif. Perlu regulasi untuk mengatur sampah plastik jadi satu, kemudian sampah yang mudah membusuk di kelompokan sendiri, serta sampah logam, kertas dan kaca juga dijadikan satu. Sampah-sampah lain yang tidak bisa diambil manfaatnya kecuali dibakar juga dipilah.

"Ya kalau semua sudah berjalan tidak perlu lagi TPS (tempat pembuangan sampah) atau ke TPA (tempat pembuangan akhir). Saya sudah membuktikan sendiri dengan Management Sampah Zero (Masaro), yang menghasilkan nilai ekonomi dan mendatangkan keuntungan bagi yang melakukannya. Mudah2an pemerintah membenahi manajemen sampahnya dengan pemilahan sumber. Sehingga masalah sampah yang yang menjadi masalah ini tidak menjadi masalah. Jika diolah dengan baik semuanya bisa memakmurkan masyarakat," urai Akhamd Zainal Abidin.

Editor: Toni Bramantoro
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved