Tribunners / Citizen Journalism

Waspada Anemia Defisiensi Besi

Anemia yang dibiarkan dalam jangka waktu yang lama akan berdampak buruk bagi kesehatan. Dampak buruk yang terjadi bisa mengenai sembarang usia.

Editor: Sri Juliati
FamilyDoctor.org
ILUSTRASI - Anemia yang dibiarkan dalam jangka waktu yang lama akan berdampak buruk bagi kesehatan. Dampak buruk yang terjadi bisa mengenai sembarang usia. 

Oleh: dr Wahyu Djatmiko SpPD KHOM

Dosen Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto

DI Indonesia, anemia masih merupakan masalah kesehatan. Gejalanya yang beragam, dari yang tanpa gejala sampai dengan bergejala berat, membuat anemia sering kali diabaikan.

Padahal anemia yang dibiarkan dalam jangka waktu yang lama akan berdampak buruk bagi kesehatan. Dampak buruk yang terjadi bisa mengenai sembarang usia.

Pada usia balita dapat menyebabkan gangguan tumbuh kembang, masalah kognitif dan rentan terhadap infeksi.

Pada usia anak dan remaja dapat menyebabkan turunnya daya konsentrasi belajar yang berdampak terhadap prestasi di sekolah.

Sementara pada usia dewasa dapat berakibat terjadi penurunan produktivitas kerja.

Bahkan jika anemia defisinsi besi terjadi pada ibu hamil, akan memberikan risiko kelahiran bayi prematur atau bayi lahir dengan berat badan rendah.

Anemia defisiensi besi juga meningkatkan risiko kejadian kematian ibu dan anak.

Mengapa hal ini dapat terjadi?

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com

Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved