Rabu, 22 April 2026

Tribunners / Citizen Journalism

Harga BBM Naik

Rakyat Rumput Kering

Harga BBM bersubsidi memang tidak naik. Tapi harga BBM non-subsidi naik. Naiknya pun ugal-ugalan. 

Editor: Hasanudin Aco
Surya/Purwanto
ANTRE BBM - Warga mengantre Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) Jalan Langsep, Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (6/3/2026). Konflik antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat membuat Selat Hormuz ditutup sehingga distribusi minyak dunia terganggu. 

Kondisi bertambah parah ketika tertutup sudah saluran-saluran bersuara. Tak ada kanalisasi. 

Parpol-parpol membeo penguasa. Suara-suara kritis dibungkam begitu rupa dengan teror air keras dan laporan pidana. 

Andrie Yunus disiram air keras matanya. Saiful Mujani, Islah Bahrawi, Feri Amsari dan Ubedilah Badrun dilaporkan ke Polda Metro Jaya. 

Banyak pejabat yang pongah dan arogan pernyataannya. Teddy Wijaya, misalnya. 

Jika kondisi ini terus dibiarkan menggejala, suara-suara yang tersumbat itu akan jadi letupan. Ledakan. Luapan.

Air yang terbendung akan membuncah menjadi bah. Rakyat rumput kering pun akan benar-benar menyala. 

Prabowo, jangan sampai lengah. Rakyat rumput kering terancam menyala. Mereka harus dihijaukan.

Caranya? Terserah Anda. Mundur bersama Gibran pun tak masalah. Daripada lebih percaya pada pembisik yang ABS saja.

Sumber: Tribunnews.com

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved