Senin, 26 Januari 2026

Saat Bus "Disulap" Jadi TPS

Setelah dimodifikasi sedemikian rupa, bus itu siap digunakan menjadi TPS 7 di Kampung Tegalmuyo, Nusukan, Solo.

Editor: Mohamad Yoenus

TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Berbagai cara digunakan panitia penyelenggara pemungutan suara untuk mengajak warga menggunakan hak pilihnya.

Salah satunya adalah dengan menyulap sebuah bus menjadi Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Setelah dimodifikasi sedemikian rupa, bus itu siap digunakan menjadi TPS 7 di Kampung Tegalmuyo, Nusukan, Solo.

Arif Nugroho, Ketua RT 3, Kampung Tegalmulyo, Nusukan, Solo, berharap para pemilih yang tercatat akan datang untuk menggunakan hak suara mereka.

Arif menjelaskan ide menggunakan bus wisata bertujuan untuk menarik perhatian warga agar datang ke TPS dan menggunakan haknya.

Arif dan panitia pemungutan suara di Kampung Tegalmuyo berharap seluruh warga yang memiliki hak seluruhnya menyalurkan suara mereka.

"Kita pinjam bus dari garasi yang ada di kampung kita, kebetulan ada perusahaan bus yang punya garasi di sini. Lalu kita desain sedemikian rupa agar menjadi TPS unik," kata Arif, Selasa (8/12/2015).

"Jumah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di sini ada 286 orang, dan semoga dengan TPS unik ini mereka semua bisa datang, 100 persen," katanya.

Dengan penuh semangat, Arif menunjukan bilik-bilik suara akan ada di dalam bus itu.

Semua petugas, kecuali bagian pendaftaran dan pencelupan tinta, ada di dalam bus. Meja dan kursi panitia di tata sedemikian rupa agar tidak merepotkan para calon pemilih.

Selain itu, panitia juga memasang beberapa poster bertemakan ajakan untuk menciptakan pilkada damai di Kota Solo.

Salah satu poster itu berbunyi, 'Menang ora umuk' dan 'Kalah ora ngamuk'. Proses pemungutan suara akan dimulai sekitar pukul 07.00 wib hingga 13.00 wib. (*)

Sumber: Kompas TV
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved