Alam Tergeletak Melintang di Jalan, Warga Sempat Dengar Teriakan Minta Tolong
"Kami dengar suara teriakan minta tolong, langsung pada keluar rumah. Ternyata ada Bapak Alam menggelapar di tengah jalan," ujarnya.
Laporan Wartawan Banjarmasin Post, Rahmadhani
TRIBUNNEWS.COM, BANJARMASIN -- Alamsyah alias Alam (58), seorang petani Desa Anjir Muara Kota, Anjir Kabupaten Batola ditemukan warga tergeletak melintang di tengah jalan dengan darah berceceran, Minggu (7/2/2016) sekitar pukul 22.00 WIB.
Warga melihat ada bekas luka tebas di bagian leher dan kepala Alam. Dia ditemukan sekitar 30 meter dari rumahnya.
Salah satu warga sekitar, Arul yang ditemui di Kamar Jenazah RSUD Ulin Banjarmasin mengatakan sebelumnya dia dan warga lainnya mendengar suara teriakan minta tolong.
"Kami dengar suara teriakan minta tolong, langsung pada keluar rumah. Ternyata ada Bapak Alam menggelapar di tengah jalan," ujarnya.
Akbat luka yang dialaminya, Alam meregang nyawa saat warga akan membawanya ke rumah sakit terdekat.
"Kami tidak ada dengar ribut-ribut. Padahal di desa kami itu sepi, jarang ada rumah," ujarnya.
Alam sendiri, berdasar keterangan warga diketahui hanya tinggal sendiri di rumahnya.
"Apakah ini perampokan atau dendam kita tidak tahu. Apalagi saat itu desa sudah sepi, tidak ada dengar ribut-ribut," katanya.
Yang diketahui warga, sekitar seminggu yang lalu Alam diketahui baru saja panen dan menjual 580 kaleng beras hasil panennya.
"Satu kaleng harga Rp 80 ribu. Uangnya bisa sampai Rp 50 juta dia punya. Tapi kita tidak tahu apakah uang itu hilang atau tidak," ucap Arul. (*)