Video Populer Pekan Ini

Korban Ditebas Parang saat Berdoa Seusai Salat Ashar

Pengembalian handphone pada pagi hari, korban dan tersangka sempat bekerja hingga sore menjelang Ashar.

Laporan Wartawan Banjarmasin Post, Reni Kurniawati

TRIBUNNEWS.COM, AMUNTAI – Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar reka ulang adegan tindak pidana pembunuhan di Desa Pawalutan Kecamatan Banjang tepatnya di lingkungan perumahan abdeling delta PT PDL pada 1 Juli lalu.

Reka ulang dilaksanakan di halaman Mapolres HSU dengan menghadiran tersangka, saksi serta jaksa penuntut umum, Senin (15/8/2016).

Tindakan pembunuhan berawal saat korban bernama Alpi (27), warga Desa Pawalutan Kecamatan Banjang mendapati tersangka Riduan alias Duan (19) mencuri handphone milik salah satu temannya.

Saat itu tersangka diminta mengembalikan handphone tersebut kepada pemiliknya, tersangka memang menuruti namun setelah itu merasa sakit hati karena sempat dinasihati dan merasa malu.

Pengembalian handphone pada pagi hari, korban dan tersangka sempat bekerja hingga sore menjelang Ashar.

Saat sampai di mes korban tengah Salat Ashar sedangkan korban mandi dan duduk di ruang tamu.

Saat korban tengah berdoa korban masuk kamar dengan membawa parang yang disembungikan di belakang badannya, korban masih khusyu berdoa hingga akhirnya tersangka menebaskan parang ke leher korban.

Korban akhirnya keluar kamar dan mempersiapkan diri untuk kabur, pada adegan ke 28 tersangka kembali lagi ke kamar dan menggoyang goyangkan tubuh korban.

“Dari pengakuan tersangka, hal itu dilakukan untuk memastikan apakah korban sudah meninggal atau belum, setelah tidak bergerak tersangka langsung menutupi tubuh korban yang bersimbah darah dengan kain,” ujar Kasatreskrim Polres HSU, AKP Sofyan.

Halaman
12
Editor: Mohamad Yoenus
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved