Sambut Hari Santri, Fashion Busana Muslim di Dalam Gerbong KA
Puluhan remaja berbaris rapi di tepi jalur dua rel KA di Stasiun Mojokerto.
Laporan Wartawan Surya, Sudarma Adi
TRIBUNNEWS.COM, MOJOKERTO -- Puluhan remaja berbaris rapi di tepi jalur dua rel KA di Stasiun Mojokerto.
Para remaja putri itu tampak cantik dengan busana muslim modis yang dikenakannya.
Begitu KA Jenggala berhenti di stasiun, satu demi satu remaja naik ke dalam salah satu gerbong.
Berjalan bak model profesional, tiap remaja memamerkan busana muslim di selasar gerbong.
Beberapa penumpang terlihat antusias menikmati fashion show yang digelar di area stasiun itu.
Peragaan busana itu merupakan bagian dari lomba fashion busana muslim yang digelar PT KAI Daops 8 Surabaya di Stasiun Mojokerto.
Lomba itu digelar menyambut Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober nanti.
"Kami memilih menggelar fashion busana muslim terkait Hari Santri karena ingin menunjukkan bahwa pemakai busana muslim bisa tampil cantik. Ini juga agar perempuan muslim membiasakan mengenakan busana muslim," ujar Gatut Sutiyatmoko, Manajer Humas PT KAI Daops 8 Surabaya kepada wartawan, Kamis (20/10/2016).
Lomba fashion busana muslim ini dikhususkan pada remaja tingkat SMP atau sederajat.
Ini dimanfaatkan para siswa di 21 SMP/MTs se-Kota Mojokerto untuk ikut bersaing menampilkan busana muslim terbaik.
Untuk lomba ini, ada lebih dari 90 peserta yang ikut, terutama dari siswa kelas 1 dan 2 SMP.
"Para peserta kami beri kebebasan ekspresi untuk busana muslim. Jika respon dari peserta lomba ini bagus, maka pada lomba fashion berikutnya, kami beri kesempatan peserta dari remaja tingkat SMA," paparnya.
Dalam lomba busana muslim ini, para peserta berusaha menampilkan busana terbaik. Ada peserta yang menampilkan jilbab dengan motif variatif.
Ada juga yang memadukan jilbab dengan pakaian terusan hingga menjuntai.