Ahok Hadiri Peringatan Hari Santri

Seruan "hidup Ahok" menggema saat Ahok menuju kursi di barisan depan. Sembari berjalan, Ahok bersalaman dengan hadirin yang merupakan santri NU.

Ahok Hadiri Peringatan Hari Santri
tribunnews.com/ nurmulia rekso purnomo
anak-anak santri Jakarta serukan Pemilihan Gubernur Damai dihadapan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Ahok menghadiri peringatan Hari Santri di Wisma Antara, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (21/10/2016) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lendy Ramadhan dan Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menghadiri peringatan Hari Santri di Wisma Antara, Jakarta Pusat, Jumat (21/10/2016).

Seruan "hidup Ahok" menggema saat Ahok menuju kursi di barisan depan. Sembari berjalan, Ahok bersalaman dengan hadirin yang merupakan santri Nahdlatul Ulama.

Selain peringatan Hari Santri, Momen itu dimanfaatkan untuk mendeklarasikan pilgub Jakarta damai dan Relawan Nusantara (RelaNU).

Panitia acara sempat menghalangi hadirin yang ingin ajak Ahok foto bareng, dengan alasan memperlambat jalannya acara.

"Sudah bu, salaman saja, selfie-nya nanti saja, setelah acara ya bu," ujar seorang panitia.

Selain Gubernur Ahok, juga turut hadir mantan Anggta DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Effendi Choirie (Gus Choi), Koordinator RelaNU Taufiq Damas, dan Tokoh Dewan Masjid Indonesia Masdar Farid Marsudi.

Dalam acara itu Koordinator RelaNU (Relawan Nusantara) Taufiq Damas, mengajak warga Jakarta melangsungkan pemilihan gubernur secara damai.

"Diperlukan aktualisasi jlhad santri dalam konteks kebangsaan dan ke-Indonesia-an, agar Pilgub Jakarta tetap damai dan bermartabat dengan tidak mempolitisir isu suku, agama, ras, dan antargolongan," ujar Taufiq.

Diketahui, hari santri dicetuskan pertama kali oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada 22 Oktober 2015.

Dalam acara tersebut juga dibagi-bagikan pamflet berisi tentang prestasi Gubernur Ahok terhadap perkembangan Islam, khususnya di Jakarta.

Ahok dinilai telah memimpin Jakarta dengan kepedulian yang besar terhadap umat Islam. Hal itu dapat dilihat dari dibangunnya Masjid Fatahillah di Balai Kota dan Masjid Raya Jakarta di Daan Mogot, Jakarta Barat.

Selain itu, mengumrohkan marbut-marbut masjid, memberikan beasiswa dalam bentuk Kartu Jakarta Pintar dan Kartu Mahasiswa Unggul Jakarta kepada santri-santri madrasah dan pondok pesantren di Jakarta.(*)

Penulis: Lendy Ramadhan
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved