Selasa, 5 Mei 2026

Waktunya Muda Mudi Dapat Wawasan

Waduh, Judi Online Bikin Angka Perceraian di Indonesia Meningkat Tajam!

Fenomena judi online (judol) ternyata tak hanya merugikan masyarakat secara finansial, tapi juga bisa menghancurkan rumah tangga. 

Tayang:
Shutterstock
JUDOL DAN PERCERAIAN - Ilustrasi judi online. Kecanduan judi menjadi salah satu penyebab utama perceraian di Indonesia pada 2024 kemarin. 

TRIBUNNEWS.COM - Fenomena judi online (judol) ternyata tak hanya merugikan masyarakat secara finansial, tapi juga bisa menghancurkan rumah tangga. 

Tren ini sejalan dengan kenaikan angka perceraian nasional yang terus terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Faktor ekonomi masih menjadi penyebab utama, namun judi menjadi salah satu penyebab dengan pertumbuhan tercepat. 

Tidak sedikit kasus di mana pasangan harus bercerai karena tabungan keluarga habis, terlilit utang, hingga hubungan rumah tangga dipenuhi konflik emosional akibat kebiasaan berjudi.

Angka Perceraian Meningkat Akibat Judi 

Statistik Indonesia 2025 yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka perceraian akibat judi meningkat tajam sepanjang 2024, dibanding tahun sebelumnya. 

Dari data tersebut, tercatat ada sebanyak 2.889 kasus perceraian karena faktor pasangan bermain judi atau gambling. Angka ini melonjak hampir 84 persen dibandingkan tahun 2023, yang dicatat oleh Statistik Indonesia 2024 mencapai 1.572 kasus. 

Dalam laporan BPS, judi juga termasuk salah satu dari 14 penyebab perceraian yang dilaporkan oleh pengadilan agama dan pengadilan negeri. Faktor lain yang juga tercatat sebagai penyebab perceraian di Indonesia antara lain perselingkuhan, mabuk, madat, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), serta persoalan ekonomi.

Berdasarkan distribusi wilayah, provinsi dengan populasi terbesar seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta menyumbang jumlah perceraian karena judi paling banyak. 

Namun, peningkatan kasus di provinsi-provinsi lain juga mulai terlihat, menandakan bahwa persoalan judi kini merata di berbagai daerah di Indonesia. 

Peningkatan yang cukup mencolok ini menunjukkan bahwa praktik perjudian bisa memengaruhi utuhnya sebuah keluarga Indonesia. 

Judi Online jadi Ancaman bagi Keluarga Indonesia

Masih terbukanya akses terhadap platform judol membuat masyarakat makin mudah terjebak. Bagaimana tidak? Siapa pun bisa melakukan praktik judol hanya dengan mengakses aplikasi dan situs internet ilegal. 

Jika tidak dikendalikan, kehadiran judol di tengah masyarakat dapat terus meningkat dan memberi dampak sosial yang lebih luas, bermula dari permainan ilegal, berimbas pada keutuhan rumah tangga. 

Maka itulah, pemerintah, aparat penegak hukum, dan lembaga sosial perlu memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan judi online. 

Mulai dari penindakan praktik perjudian ilegal, edukasi publik mengenai bahaya judi, hingga penyediaan layanan konseling keluarga, semuanya menjadi langkah penting untuk menekan angka perceraian karena judi di masa depan.

Jauhi Judi Online Sekarang Juga!

Angka kasus perceraian karena judi yang melonjak tajam sudah seharusnya menjadi alarm bagi masyarakat untuk lebih waspada. Sudah banyak yang dirugikan karena judi online, mulai dari kehilangan uang, tabungan ludes, hingga merusak hubungan rumah tangga yang berakhir dengan perceraian.

Masyarakat perlu memahami bahwa judi online dirancang untuk mendorong pemain secara terus-menerus menghabiskan uang mereka. Tanpa kontrol diri, seseorang bisa kehilangan uang, aset berharga, bahkan rela hutang sana-sini untuk terus bermain. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved