Rabu, 10 Juni 2026

Budayawan: Tolak Kehadiran DPR!

Budayawan, Radhar Panca Dahana, mengatakan saat ini sudah saatnya masyarakat untuk menolak keberadaan Dewan Perwakilan Rakyat(DPR).

Tayang:
Editor: Widiyabuana Slay
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Budayawan, Radhar Panca Dahana, mengatakan saat ini sudah saatnya masyarakat untuk menolak keberadaan Dewan Perwakilan Rakyat(DPR). Hal tersebut karena berbagai macam produknya sudah tidak memihak kepada rakyat.

"Saatnya semakin kuat untuk kita menolak parlemen produknya tidak memihak rakyat, "ujarnya saat acara diskusi Polemik bertajuk "Gedung Baru dan Nurani Yang Hilang  " di Warung Daun, Jakarta, Sabtu(4/9/2010).

Adanya rencana pembangunan gedung baru DPR, proses pembuatan Undang-undang, dan lain sebagainya selalu diliputi oleh permainan uang. Radhar juga menjelaskan, fakta-fakta tersebut sama saja tidak berpihak kepada masyarakat luas.

"Banyak sekali kasusnya, yang katanya produknya merepresentasi publik,tapi sama sekali bukan representasi publik, tapi secara normatif, kultural, nilai-nilai yang dibanhgun masyarakat, parlemen tidak bisa melegitimasi wakil publik, " jelasnya.

Karena itulah, lanjut Radhar apabila telah muncul indikasi-indikasi tersebut, maka keabsahannya sudah hilang. "Jika tidak mewakili moral dan etika, keabsahannya berarti sudah hilang, " tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved