Bentrok di Bima
Tak Ada Anggota Mahasiswa Muhammadiyah Tewas di Rusuh Bima
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Ton Abdillah membantah kabar adanya kader IMM yang tewas
Penulis:
Edwin Firdaus
Editor:
Hasiolan Eko P Gultom

Laporan Wartawan Tribunnews.com -Edwin Firdaus-
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Ton Abdillah membantah kabar adanya kader IMM yang tewas akibat bentrok dengan aparat di Sape, Bima, NTB pada Sabtu (24/12/2011) kemarin.
"Kabar yang menyebut kader IMM tewas di Bima perlu kami sampaikan itu tidak benar," ujar Ton Abdillah saat dihubungi, Minggu (25/12/2011).
Ton menjelaskan, kader IMM bernama Ashary hanya mendapatkan luka di beberapa bagian tubuhnya saat bentrokan terjadi. Hal tersebut ungkapkan Ton lantaran telah mendapat informasi dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) IMM Bima pagi tadi.
"Sekarang posisi dia sedang berada dalam Mapolresta Bima. Tapi memang kondisinya agak bonyok. Tapi dia di sana sudah ditemani oleh kader kami dari DPC Bima," ujarnya.
Sebelumnya beredar kabar yang mengatakan telah tewas 3 orang aktivis bernama Arif Rahman dan Syaiful (Kader LMND Bima) serta Ansari (IMM Bima) yang tertembak dalam bentrokan warga dengan aparat keamanan di Pelabuhan Sape, Bima, NTB.