Jumat, 29 Agustus 2025

Bentrok di Bima

Tak Ada Anggota Mahasiswa Muhammadiyah Tewas di Rusuh Bima

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Ton Abdillah membantah kabar adanya kader IMM yang tewas

Penulis: Edwin Firdaus
zoom-inlihat foto Tak Ada Anggota Mahasiswa Muhammadiyah Tewas di Rusuh Bima
TRIBUN TIMUR/EDI SUMARDI
Ratusan mahasiswa asal Bima, Nusa Tenggara Barat, di Makassar berunjuk rasa memprotes penembakan di kampung halamannya Bima yang terjadi Sabtu(24/12/2011)pagi.

Laporan Wartawan Tribunnews.com -Edwin Firdaus-

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Ton Abdillah membantah kabar adanya kader IMM yang tewas akibat bentrok dengan aparat di Sape, Bima, NTB pada Sabtu (24/12/2011) kemarin.

"Kabar yang menyebut kader IMM tewas di Bima perlu kami sampaikan itu tidak benar," ujar Ton Abdillah saat dihubungi, Minggu (25/12/2011).

Ton menjelaskan, kader IMM bernama Ashary hanya mendapatkan luka di beberapa bagian tubuhnya saat bentrokan terjadi. Hal tersebut ungkapkan Ton lantaran telah mendapat informasi dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) IMM Bima pagi tadi.

"Sekarang posisi dia sedang berada dalam Mapolresta Bima. Tapi memang kondisinya agak bonyok. Tapi dia di sana sudah ditemani oleh kader kami dari DPC Bima," ujarnya.

Sebelumnya beredar kabar yang mengatakan telah tewas 3 orang aktivis bernama Arif Rahman dan Syaiful (Kader LMND Bima) serta Ansari (IMM Bima) yang tertembak dalam bentrokan warga dengan aparat keamanan di Pelabuhan Sape, Bima, NTB.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan