Jumat, 25 Mei 2012
Tribunnews.com

Tiga Hari Periksa Racun Gay Genthong

Tribunnews.com - Rabu, 22 Februari 2012 07:05 WIB
Share
Email
Print
 Text  +  
Tiga Hari Periksa Racun Gay Genthong
SURYA
Mujianto, gay pembunuh asal Nganjuk saat dipertemukan dengan ayah angkatnya. Mereka berbicara dengan berbisik. Mujianto menutupi wajahnya saat dipotret wartawan. 

Laporan Wartawan Surya, Adrianus Adhi

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA- Guna memastikan jenis racun apa yang digunakan Mujianto untuk membunuh seluruh korbannya, tim Laboratorium Forensik Mabes Polri Cabang Surabaya mengambil cuilan mayat korban. Cuilan  ini dibawa ke Markas Polda Jatim, Selasa (21/2/2012) untuk diteliti selama tiga hari.

Kalabfor Polda Jatim Kombes Pol Subagiyanto mengatakan, sample yang diambil hanya dari dua mayat. Sayangnya ia tak mau membeberkan identitas kedua jasad ini.

"Sample ini nanti diekstraksi lalu kami teliti jenis racun yang terkandung dalam tubuh mereka," kata Subagiyanto pada sejumlah wartawan di Mapolda Jatim, Selasa (21/2/2012).

Pemeriksaan ini dilakukan polda Jatim mulai hari ini di laboratorium biokimia forensic. Sampel organ tubuh yang diambil adalah bagian organ dalam sepeti Ginjal dan lambung korban.  

“Secara prosedur butuh waktu sekitar tiga hari untuk mendapatkan hasil uji lab tersebut. Setelah itu  baru bisa dipastikan jenis zat yang ada di tubuh korban,” ungkap Subagiyanto.

Sekedar diketahui, Mujianto, warga Desa Jatikapur, Kecamatan Tarokan Kediri menggegerkan Indonesia karena telah membunuh setidaknya 15 orang. Hingga saat ini, polisi berkeyakinan jika Mujianto membunuh seluruh korbannya ini dengan cara diracun, namun jenis racun apa yang digunakan hingga kini masih diselidiki.


Editor: Hendra Gunawan  |  Sumber: Surya
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup