Jumat, 1 Mei 2026

Universitas Islam Makassar Tuan Rumah ON MIPA-PT

Universitas Islam Makassar (UIM) menjadi panitia lokal pelaksanaan Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ON MIPA-PT)

Tayang:
Editor: Dewi Agustina

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Universitas Islam Makassar (UIM) menjadi panitia lokal pelaksanaan Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ON MIPA-PT) tingkat perguruan yang digelar oleh Ditjen Pendidikan Tinggi melalui Kopertis Wilayah IX Sulawesi.

Pada olimpiade ini UIM menjadi panitia lokal penyelenggara untuk bidang ilmu Kimia. Pelaksanaan olimpiade ini dijadwalkan digelar Rabu (11/4/2012) hari ini.

Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Drs Abd Rahim Mas P Sanjatan MA mengatakan, olimpiade ini tidak hanya diikuti oleh perguruan tinggi swasta tetapi juga diikuti oleh perguruan tinggi negeri.

"Dipilihnya UIM menjadi tempat ujian mungkin karena kita memiliki fakultas yang sesuai dengan bidang ilmu yakni kita memiliki Fakultas MIPA," ujar Rahim di kampus UIM, Jl Perintis Kemerdekaan, Tamalanrea, Makassar.

Rahim mengatakan telah menyiapkan mahasiswa UIM yang bakal ikut pada lomba ini. "Kita sudah persiapkan untuk ikut lomba. Sudah ada beberapa mahasiswa yang terpilih dari fakultas yang akan dipilih mewakili UIM pada lomba ini," tambahnya.

ON MIPA-PT dilaksanakan dalam rangka merintis pengembangan dan peningkatan kemampuan dan wawasan akademik mahasiswa yang diikuti oleh PTN dan PTS di wilayah IX. Ini merupakan kegiatan rutin tahun dalam rangka hari Pendidikan Nasional (hardiknas).

Di Makassar ada beberapa kampus yang dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan tes penyelenggaraan ON MIPA-PT yakni untuk bidang ilmu matematika di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) di Jl Sultan Alauddin, bidang ilmu Fisika di Universitas 45' di Jl Urip Sumoharjo, dan untuk bidang ilmu Kimia di kampus UIM Jl Perintis Kemerdekaan.

Peserta yang ikut pada lomba ini merupakan utusan yang telah berhasil melewati tes tahap 1 (satu) di perguruan tinggi masing-masing. Seleksi peserta tahap pertama dilakukan di perguruan tinggi masing-masing untuk selanjutnya mengirimkan tujuh mahasiswa terbaik masing-masing bidang. Pada tahapan kedua seluruh peserta akan diseleksi dan mahasiswa terbaik akan mengikuti kompetisi tingkat nasional. Dan pada tahap seleksi terakhir nanti, mahasiswa terbaik Indonesia akan mewakili Indonesia di tingkat internasioanal.

Seusai menyelesaikan materi ujian, soal dan jawaban langsung dikumpulkan dan diserahkan langsung kepada perwakilan dari Dikti yang mendampingi acara tersebut. Informasi pemenang bisa dilihat langsung di web Dikti.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved