Sabtu, 13 Juni 2026

City Farming dan Hidroponik Citra Pertanian Modern

Dua sistem pertanian tersebut sangat tepat diterapkan di Medan, mengingat potensi lahan di kota ini kian menipis akibat laju pertumbuhan yang kian

Tayang:
Editor: Dewi Agustina

Laporan Wartawan Tribun Medan, Irfan Azmi Silalahi

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Kian minimnya lahan pertanian di Medan akibat tingginya laju konversi ke sektor perumahan, harus segera ditindaklanjuti dengan menjalankan sistem pertanian city farming dan hidroponik, yang sering disebut sebagai sistem pertanian modern.

Dari penuturan Manager Riset Development Information Communication and Technology Bitra Indonesia Iswan Kaputra, dua sistem pertanian tersebut sangat tepat diterapkan di Medan, mengingat potensi lahan di kota ini kian menipis akibat laju pertumbuhan yang kian deras.

"Umumnya kalau untuk kawasan Medan perkotaan cocok menerapkan sistem hidroponik. Karena sistem ini tidak membutuhkan media tanah hanya memerlukan tabung dan media air. Sementara untuk wilayah urban atau pinggiran sesuai dengan sistem city farming, karena masih membutuhkan media tanah untuk menanam," ujar Iswan Kaputra di kantornya, Kamis (24/5/2012).

Ia menyebut selain sektor properti, konversi lahan pertanian yang banyak mereka jumpai di beberapa wilayah Sumatera Utara mengarah ke monokultur seperti tanaman sawit. Untuk itu city farming yang berhasil digalakkan di kota-kota seperti Solo, Purwokerto dan Klaten harus segera dicontoh.

Baca juga:

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved