Jumat, 12 Juni 2026

Gejolak Rupiah

Bank Dunia Naikkan Proyeksi Ekonomi RI, Rupiah Ditutup Menguat ke Level Rp 17.860

sentimen positif datang dari Bank Dunia yang merevisi naik proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 menjadi 5,0 persen

Tayang:
Penulis: Lita Febriani
Editor: Sanusi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
RUPIAH MENGUAT - Pengamat Ekonomi, Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan, rupiah pada perdagangan Jumat (12/6/2026) sore ditutup menguat 128 poin ke level Rp 17.860 per dolar AS. Dari dalam negeri, sentimen positif datang dari Bank Dunia yang merevisi naik proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 menjadi 5,0 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan proyeksi sebelumnya sebesar 4,7 persen yang dirilis pada April lalu. 

Ringkasan Berita:
  • Rupiah pada perdagangan sore ini ditutup menguat 128 poin ke level Rp 17.860 per dolar AS
  • Ketergantungan terhadap konsumsi sebagai motor pertumbuhan jangka pendek dinilai menghadapi tantangan akibat ruang fiskal

 


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nilai tukar rupiah berhasil menguat tajam pada penutupan perdagangan Jumat (12/6/2026) di tengah sentimen positif dari revisi naik proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia oleh Bank Dunia.

Pengamat Ekonomi, Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan, rupiah pada perdagangan Jumat (12/6/2026) sore ditutup menguat 128 poin ke level Rp 17.860 per dolar AS.

"Rupiah ditutup menguat tajam 128 poin, sebelumnya sempat menguat 135 poin di level Rp 17.860. Pada perdagangan Senin depan, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 17.860-Rp 17.910. Dalam sepekan rupiah di rentang Rp 17.780 - Rp 18.040," tutur Ibrahim, Jumat (12/6/2026).

Baca juga: Pemerintah Diminta Mengembangkan Dana Investasi Real Estat untuk Perkuat Nilai Tukar Rupiah

Dari dalam negeri, sentimen positif datang dari Bank Dunia yang merevisi naik proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 menjadi 5,0 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan proyeksi sebelumnya sebesar 4,7 persen yang dirilis pada April lalu.

Revisi tersebut mencerminkan kinerja ekonomi nasional yang lebih kuat dari perkiraan pada kuartal pertama 2026. Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia tercatat tumbuh 5,6 persen secara tahunan, menjadi pertumbuhan triwulanan tertinggi sejak kuartal II 2021.

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh konsumsi rumah tangga yang tetap kuat, terutama karena dorongan momentum Ramadan dan Idulfitri, percepatan pembayaran tunjangan hari raya (THR) aparatur sipil negara, serta akselerasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Bank Dunia juga memperkirakan konsumsi swasta akan tetap tumbuh sekitar 5 persen sepanjang tahun ini berkat stimulus fiskal pemerintah. 

Sementara itu, konsumsi pemerintah diproyeksikan meningkat lebih tinggi hingga 8,7 persen. Dari sisi investasi, pembentukan modal tetap bruto pada kuartal pertama 2026 tercatat tumbuh solid sebesar 6 persen.

Meski demikian, lembaga tersebut mengingatkan adanya sejumlah risiko yang dapat membayangi prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Ketergantungan terhadap konsumsi sebagai motor pertumbuhan jangka pendek dinilai menghadapi tantangan akibat ruang fiskal yang semakin terbatas serta meningkatnya beban subsidi energi seiring kenaikan harga minyak dunia.

"Selain itu, ketahanan ekonomi domestik juga diuji oleh goncangan sentimen pasar keuangan menyusul pengumuman evaluasi indeks MSCI," jelas Ibrahim.

Dari eksternal, pasar masih mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah. Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan membatalkan rencana serangan militer setelah muncul sinyal kemajuan dalam pembicaraan dengan Iran.

Kedua pihak disebut berpeluang mencapai kesepakatan damai yang dapat membuka kembali Selat Hormuz untuk pelayaran internasional.

Namun di sisi lain, Iran sebelumnya mengumumkan penutupan Selat Hormuz dan mengancam akan menembak kapal yang melintas tanpa izin.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved