Trisula International Targetkan Pendapatan Rp 600 Miliar
PT Trisula Internasional, emiten yang baru melantai di bursa dengan kode TRIS, menargetkan pendapatan tahun ini sebanyak Rp 600 miliar
Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Arif Wicaksono
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Trisula Internasional, emiten yang baru melantai di bursa dengan kode TRIS, menargetkan pendapatan tahun ini sebanyak Rp 600 miliar atau meningkat dari tahun lalu yang mencapai Rp 250 miliar.
Thjoi Lisa Tjahjadi, Direktur Umum TRIS mengatakan, target perolehan laba itu akan dicapai dengan akusisi PT Trisco Tailored Apparel Manucfaturing (TSC) serta penjualan sejumlah pakaian dengan brand lokal dan asing yang tidak terpengaruh krisis eropa.
"Saya pikir tidak ada pengaruh dengan krisis eropa porsi eropa hanya 10 persen dari kontribusi 77 persen ekspor dari total pendapatan perseroan," jelasnya di Jakarta (28/06/2012)
Ia juga mengatakan, akusisi itu akan berkontribusi sebanyak 30 persen dari pendapatan perseroan selama enam bulan terakhir menjelang 2012. Kontribusi itu melalui peningkatan seragam untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau untuk seragam untuk maskapai pesawat terbang.
Ia menambahkan, kenaikan pendapatan didorong aksi perseroan yang akan membangun 30 gerai di tahun ini. Perseroan sudah membangun 20 gerai di semester 1 2012. Empat lagi sudah dilakukan dan enam lagi menyusul. "Sudah ada empat lokasinya di Karawaci, Alam Sutera, Casablanca, dan Taman Anggrek yang sudah siap di semester 2 2012," ujarnya.
Jadi pembangunan gerai itu akan menambah gerai perseroan mencapai 195 gerai dari total 165 gerai di tahun ini. (*)