Heboh Emas Warga Jadi Resah
Camat Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Tono Nurpomo mengatakan kabar adanya temuan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Zezen Zaenal
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Camat Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Tono Nurpomo mengatakan kabar adanya temuan batu yang diduga butiran emas ini membuat warga di kampung tersebut resah. Bahkan, kata dia, warga setempat sempat ada yang melakukan pencarian di lokasi sumur tersebut hingga larut malam.
"Jadi untuk menghindari keresahan, sumur itu untuk sementara ditutup dan kami meminta dinas pertambangan untuk melakukan penelitian," kata Tono.
Kepala Bidang (Kabid) Energi dan Pertambangan Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Bandung Barat, Purwanto mengatakan batuan atau logam yang ditemukan di sumur itu bukan emas atau intan.
"Secara kasat mata memang kelihatan seperti emas atau intan. Tapi itu bukan emas. Logam itu adalah besi sulfida (FeS). Kalau di Cikotok, batu seperti ini dibiarkan," jelas Purwanto.
Ia menambahkan, temuan adanya logam FeS di Kampung Ciganda menunjukkan bahwa di kawasan tersebut mengandung kandungan logam yang cukup banyak, termasuk emas. Menurutnya, beberapa tahun lalu pernah ada penelitian yang dilakukan oleh investor swasta di kawasan Cikalong Wetan yang menyatakan bahwa sejumlah titik di Cikalong Wetan mengandung sejumlah logam mulia, mineral, termasuk emas.
"Tapi rencana investasi itu tak terealisasi karena perusahaan itu menilai kandungan emas yang ditemukan tidak sebanding dengan biaya operasionalnya. Jadi bisa saja, ada emas, tapi memang kandungan dan kadarnya berbeda," ungkap Purwanto.
Baca juga:
- Heboh Temuan Emas di Ciganda
- Kualitas Sekolah Jadi Ukuran
- Gagal Masuk Myanmar, Azwan Balik ke Malang