Seorang Kakek Nyaris Tertipu Hadiah Mobil dari Kupon Rokok
Tinawar (55), warga Dalong Kelurahan Sukaharja Kecamatan Delta Pawan, nyaris menjadi korban penipuan lewat sebungkus rokok yang didalam
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ali Anshori
TRIBUNNEWS.COM, KETAPANG - Tinawar (55), warga Dalong Kelurahan Sukaharja Kecamatan Delta Pawan, nyaris menjadi korban penipuan lewat sebungkus rokok yang didalamnya terdapat kupon berhadiah. Beruntung Tinawar segera memberitahukan kepada ketua RT di tempat tinggalnya, sehingga dia selamat dari jebakan tersebut.
"Saya menemukan sebungkus rokok ini (Class Mild) di Jalan Brigjend Katamso, saya kemudian mengambil rokok tersebut, kemudian membuka untuk dihisap, saya kaget di dalam bungkus rokok ada kupon," kata Tinawar kepada Tribun Pontianak (Tribun Network), Kamis (26/7/2012).
Buruh harian lepas yang tidak bisa baca tulis tersebut kemudian menyuruh anaknya untuk membuka kupon tersebut, setelah dibaca anaknya pun ikut terkejut, lantaran di dalam kupon tersebut disebutkan mendapat hadiah mobil baru.
Untuk lebih meyakinkan bahwa dia benar mendapatkan hadiah mobil tersebut, ia kemudian menanyakan ke Ketua RT, Alwi Adi. Ketua RT langsung melakukan pemeriksaan terhadap kupon tersebut.
"Dilihat dengan mata biasa saja sudah dapat dipastikan bahwa kupon itu adalah palsu, itu hanya sebuah cara untuk melakukan penipuan terhadap masyarakat," katanya.
Alwi mengatakan, sebelumnya dia juga mendapatkan laporan dari warga lain yang menanyakan perihal kupon berhadiah, dengan bentuk yang sama. Warga tersebut bernama Syamsir, yang juga mengaku mendapatkan bungkus rokok serupa di Jalan Katamso.
Alwi mengatakan, dari pengakuan Syamsir dirinya juga mendapatkan bungkus rokok di Jalan Katamso saat jalan pagi di depan rumahnya. Lantaran penasaran dia kemudian membuka bungkus rokok tersebut, setelah dibuka ternyata terdapat kupon berhadiah di dalamnya.
"Sudah ada dua warga yang melaporkan mendapatkan kupon berhadiah mobil dari produk rokok," kata Alwi Adi.
Alwi mengimbau agar warga lebih berhati-hati dengan bentuk-bentuk penipuan yang berkedok undian dari produk-produk tertentu, kemudian menncatut intansi tertentu, sehingga tidak menjadi korban oknum tak bertanggung jawab.
"Tanyakan dulu ke aparat atau petugas kalau ada kejadian serupa, apalagi ini kan bulan puasa, tak lama lagi mau lebaran, jadi harus lebih waspada," katanya.
Dalam kupon itu disebutkan PT Nojorono Tobacco Indonesia Tbk memberitahukan bahwa yang mendapatkan kupon adalah pemenang dan mendapatkan sebuah mobil, dengan syarat menghubungi nomor yang telah dicantumkan dalam kupon tersebut.
Untuk lebih meyakinkan korban kupon tersebut telah dikuatkan oleh Mendagri, Depsos RI, Dirjen Pajak, Pemda DKI dan Polda Metro jaya. Dalam kupon tersebut tertera tanda tangan foto pejabat yang discanner.
Baca Juga: