KAI Perkirakan Tarif Angkut Sepeda Motor Rp50 Ribu
Bila dihitung ongkos angkut rata-rata satu unit sepeda motor yang daya angkut kereta api sekitar Rp200.000-Rp280.000
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Masih belum maksimalnya pemakaian moda Kereta Api sebagai pengangkut sepeda motor saat mudik lebaran kali ini disebabkan masih relatif tingginya beban biaya yang harus ditanggung pemudik.
Bila dihitung ongkos angkut rata-rata satu unit sepeda motor yang daya angkut kereta api sekitar Rp200.000-Rp280.000. Biaya ini adalah untuk rute Jakarta hingga Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Ignasius Jonan mengungkapkan perlu subsidi dalam bentuk public service obligation (PSO). Hal ini menurut dia dibutuhkan untuk mengangkut sepeda motor melalui kereta api untuk masa angkutan Lebaran tahun depan.
Apalagi, hal ini dapat menjadi solusi menekan angka kecelakaan sepeda motor saat angkutan lebaran tiba.
Lebih lanjut dia memperkirakan daya angkut kereta api untuk sepeda motor pada masa angkutan lebaran tahun depan bisa mencapai 300.000 unit kendaraan.
Untuk itu, menurut dia, diperlukan subsidi untuk menekan beban biaya yang harus ditanggung pemudik. Sehingga lebaran tahun depan akan banyak pemudik mau memakai fasilitas angkut sepeda motor
"Dengan demikian, diperlukan PSO sepeda motor, paling tidak ongkos angkutnya menjadi Rp50.000 per unit," ungkapnya di sela Rapat Kerja bersama Menteri Perhubungan, EE Mangindaan dan Komisi V DPR, di Kompleks DPR, Jakarta, Senin (27/9/2012).
Kembali, Dirut KAI menjelaskan setidaknya ongkos angkut yang dapat dibebankan kepada pengguna jasa adalah sebesar Rp50.000 per unit. Dengan itu, pemerintah mestinya memberi subsidi atas selisih biaya sekitar Rp45 miliar-Rp69 miliar. Dengan ukuran jumlah sepeda motor yang diangkut sebanyak 300.000 unit.
Lebih lanjut, Jonan menyatakan bahwa jasa Kereta Api angkut sepeda motor sudah dilakukan sejak 2010 lalu. (*)
BACA JUGA: