Minggu, 31 Agustus 2025

Kadhafi Tewas Ditangan Agen Intelijen Prancis?

Walau sudah setahun berlalu, namun pembunuh mantan Presiden Libya, Muammar Kadhafi hingga kini belum diketahui.

Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-inlihat foto Kadhafi Tewas Ditangan Agen Intelijen Prancis?
SYDNEY MORNING HERALD
Condoleezza Rice dan Muammar Khadafi di Tripoli pada tahun 2008.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Walau sudah setahun berlalu, namun pembunuh mantan Presiden Libya, Muammar Kadhafi hingga kini belum diketahui.

Menurut seorang diplomat di ibukota Libya, Tripoli, pembunuh Kadhafi adalah seorang agen intelijen Prancis. Agen itu menyusup ke dalam kerumunan massa yang tengah menganiaya Kadhafi, lalu mengeksekusinya, tanpa berhasil dideteksi.

Agen itu bekerja atas instruksi dari Presiden Prancis saat itu, Nicolas Sarkozy, guna menutup mulut Kadhafi yang tengah diinterogasi tentang sebuah kasus yang melibatkan Sarkozy.

"Sejak dukungan NATO untuk revolusi di Libya, Khadafi terang-terangan mengancam akan mengungkapkan rincian hubungannya dengan mantan presiden Perancis, termasuk jutaan dolar yang diberikannya kepada Sarkozy untuk membiayai pencalonannya pada pemilu tahun 2007," dikutip dari artikel koran Italia, Corriere della Serra, Senin (1/10/2012).

Tak hanya Sarkozy, sejumlah pemimpin negara-negara Barat memiliki hubungan dekat dengan Kadhafi, diantara mereka adalah mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair.

Teori konspirasi ini, menurut pemberitaaan Corriere didukung oleh informasi yang dikumpulkan oleh penyidik di Benghazi, kota kedua Libya dan tempat di mana revolusi 'Arab Spring' melawan Kadhafi dimulai pada awal tahun 2011. (dailymail)

Klik:


Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan