Konflik Rusia Vs Ukraina
Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.284, Putin Kirim 100.000 Tentara ke Pokrovsk
Perang Rusia-Ukraina hari ke-1.284. Presiden Ukraina Zelensky sebut Putin bangun kekuatan dan kirim 100.000 tentara ke Pokrovsk, Ukraina timur.
TRIBUNNEWS.COM - Perang Rusia dan Ukraina memasuki hari ke-1.284 pada Sabtu (30/8/2025), memperpanjang perang sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2022.
Menurut perkembangan terkini di medan perang, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan Rusia sedang membangun kekuatan sekitar 100.000 tentara di dekat basis Ukraina timur, Pokrovsk, yang diklaim Rusia sebagai wilayahnya.
"Ada penumpukan dan konsentrasi musuh di sana. Hingga 100.000 – itulah yang kami miliki hingga pagi ini. Mereka sedang mempersiapkan tindakan ofensif," ujar presiden kepada para wartawan pada hari Jumat (29/8/2025).
Ia menambahkan, pasukan Ukraina sedang mendorong keluar kantong-kantong pasukan Rusia dari wilayah perbatasan timur laut Sumy, lapor Pravda.
Perang Rusia-Ukraina yang pecah pada 24 Februari 2022 berakar dari ketegangan panjang antara kedua negara sejak bubarnya Uni Soviet pada Desember 1991.
Dalam pidato di hari pertama invasi, Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan tujuan "operasi militer" Rusia adalah melemahkan kemampuan militer Ukraina yang dianggap mengancam keamanan Rusia.
Putin juga menuduh adanya unsur "neo-Nazi" di pemerintahan Ukraina, serta mengklaim Moskow perlu melindungi etnis Rusia di Donetsk dan Luhansk dari penindasan.
Selain itu, Kremlin menolak kemungkinan Ukraina bergabung dengan NATO atau menjadi basis pengaruh Barat, karena tidak menginginkan keberadaan militer aliansi tersebut tepat di perbatasan Rusia.
Rusia Luncurkan Serangan Besar ke Dnipropetrovsk
Sabtu pagi, Gubernur Dnipropetrovsk, Sergiy Lysak, melaporkan wilayah Ukraina tengah itu mengalami serangan besar-besaran.
Ia menyebutkan ledakan terjadi di kota Dnipro dan Pavlograd, serta meminta warga segera mencari perlindungan.
Baca juga: Serangan Drone Ukraina Jatuh Dekat Istana Putin, Petugas Darurat Bertempur Hadapi Kebakaran
Menurutnya, serangan Rusia semalam menewaskan dua orang di Dnipropetrovsk.
Wilayah tersebut sebelumnya relatif jarang terdampak pertempuran sengit sejak invasi Rusia pada 2022.
Sementara itu, pihak Kyiv pada Selasa lalu, mengakui pasukan Rusia telah berhasil memasuki kawasan tersebut.
AS Peringatkan Rusia soal Sanksi Jika Tolak Perdamaian
Dalam sidang darurat Dewan Keamanan PBB pada Jumat, Amerika Serikat mendesak Rusia agar mengambil langkah menuju perdamaian dengan mengadakan pertemuan bersama Ukraina.
Peringatan itu muncul setelah serangan rudal menghantam Kyiv pada Kamis malam dan menewaskan sedikitnya 23 orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Presiden-Ukraina-Zelensky-5y293u53u39.jpg)