835 WNI Pulang Akibat Konflik Suriah
Kementerian Luar Negeri memulangkan sekitar 835 Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Suriah. Hal itu dilakukan akibat meluasnya konflik
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri memulangkan sekitar 835 Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Suriah. Hal itu dilakukan akibat meluasnya konflik di negara tersebut.
Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (10/10/2012).
"Kami informasikan bahwa melalui proses selama beberapa waktu terakhir ini telah dipulangkan WNI dari Suriah sebanyak 835 orang melalui proses yang difasilitasi oleh pemerintah," katanya.
Marty mengatakan selain upaya pemulangan WNI, Kementerian Luar Negeri saat ini juga masih berusaha melakukan diplomatik politik di tingkat Persatuan Bangsa-bangsa (PBB).
Selain melakukan pemulangan langsung, Marty menjelaskan sejumlah warga negara Indonesia di Suriah yang masih ada di negeri itu juga sudah diberikan sejumlah kemudahan.
Marty mengungkapkan Indonesia akan melakukan upaya komunikasi politik di Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mencari solusi damai konflik Suriah. Menurut Marty, konflik yang terjadi di negara itu merembet menjadi konflik wilayah dengan sikap Suriah yang melanggar batas wilayah atau teritori.
"Penyelesaian isu suriah, dilakukan mulai dari tingkat kepala negara, sekretaris jenderal PBB, dan negara-negara anggota DK PBB. Komunikasi dilakukan untuk upaya segera menghentikan jatuhnya korban sipil sipil," kata Marty.
Klik: