Sabtu, 30 Mei 2026

Pemilihan Gubernur Sulsel

Panwaslu Sulsel Siap Panggil Kandidat Gubernur

Anggota Pengawas Pemilu (Panwaslu) Sulsel melarang Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel memberikan isyarat ajakan memilih saat sosialisasi

Tayang:
Editor: Dewi Agustina

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ilham

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Anggota Pengawas Pemilu (Panwaslu) Sulsel melarang Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel memberikan isyarat ajakan memilih saat sosialisasi menjelang jadwal kampanye 5 hingga 18 Januari 2013.

Selain itu, Panwas melarang kandidat memaparkan visi misi saat sosialisasi, memasang baliho, stiker, atau atribut peraga lainnya.

Divisi Tindaklanjut Perkara Panwaslu Sulsel Anwar Ilyas, mengatakan, pihaknya tidak segan-segan memanggil dan memeriksa kandidat atau tim sukses jika terbukti mengabaikan larangan tersebut.

"Kalau kampanye anti narkoba, anti korupsi anti teroris silakan, tapi jangan ada ajakan memilih atau memaparkan visi misi karena ini belum masa kampanye. Kalau ditemukan, maka kami akan hentikan aksi itu dan akan dipanggil kandidat serta tim suksesnya," kata Anwar kepada Tribun Timur (Tribun Network), Selasa (30/10/2012).

Terkait aksi kumpul massa kandidat, menurut Panwas, upaya tersebut patut diselidiki. Alasan Panwas, langkah kandidat tersebut rawan aksi kampanye terselubung.

"Kalau kandidat kumpul massa, kira-kira apa yang akan mereka sampaikan? Tentu mereka mau mengajak memilih, nah ini perlu diawasi dan Panwas akan turun mengawasi itu. Kalau kumpul massa lalu kampanye tolak narkoba, ya silakan," mantan Aktivis Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar ini menambahkan.

Terkait sosialisasi Calon Gubernur incumbent Sulsel nomor urut dua, Syahrul Yasin Limpo di Kabupaten Bone Minggu malam, Panwaslu akan menelusuri jangan sampai ada kampanye terselubung.

Pantauan Tribun Timur, Syahrul menghadirkan Dosen Unhas Prof Yunus Zain di acara SYL Way, Gedung Lestari, Jl Hos Cokroamito, Watampone. Usai Syahrul bicara, Yunus mengimbau massa undangan untuk memilih pemimpin yang rela berkoban seperti Syahrul.

"Inilah bentuk pengorbanan Syahrul. Makanya, jangan mau suaranya dibeli. Karena ketika itu terjadi, anda tidak bisa menuntut apa-apa," kata Yunus di hadapan ratusan undangan yang memadati gedung tersebut.

"Makanya kami akan telusuri dulu ini," tegas Anwar.

Baca Juga:

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved